Cara Cerdas Merencanakan Perjalanan Wisata Domestik Saat Ramadhan dan Lebaran
Jumat, 20 Februari 2026 | 21:47
Penulis: Arif S

Sumber: Kementerian Pariwisata)
Di tengah arus mudik dan euforia Ramadhan, pilihan untuk menjelajah Indonesia menemukan momentumnya. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengajak masyarakat menyusun rencana liburan melalui ajang Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) Travel Fair 2026.
Digelar pada 13-15 Februari 2026 di Mosaic Walk, Mal Kota Kasablanka, pameran bertema “Meraya Bersama” ini menjadi simpul pertemuan antara inspirasi perjalanan, produk kreatif lokal, dan peluang ekonomi domestik.
Di sinilah rencana perjalanan tak lagi sekadar soal destinasi, melainkan bagaimana setiap langkah berkontribusi pada ekosistem yang lebih luas.
BACA JUGA
Tren Wisata Lebaran 2026: Perjalanan Naik, Pengeluaran Capai Rp19,86 Triliun
Jakarta Jadi Destinasi Wisata Lebaran 2026, Ini Rekomendasi Tempat Edukatif dan Seru
Gunung Bromo Ditutup Sementara, Ini Jadwal dan Alasannya
“Melalui BBWI Travel Fair, kami mengajak masyarakat untuk merencanakan Perjalanan Wisata di dalam negeri sekaligus mendukung produk-produk kreatif lokal," ujar Staf Ahli Menteri Bidang Transformasi Digital dan Inovasi Pariwisata Kemenpar Masruroh.
Merancang Liburan di Momentum Ramadhan dan Lebaran
Ramadhan dan libur Lebaran bukan hanya tentang pulang kampung, tetapi juga tentang pergerakan ekonomi yang menghidupkan kota tujuan wisata.
Dalam konteks perencanaan perjalanan, momentum musiman ini menghadirkan peluang untuk menjelajah destinasi domestik dengan penawaran khusus dan paket tematik.
“Ramadhan dan libur Lebaran merupakan peluang besar untuk menggerakkan ekonomi daerah serta memperluas dampak pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan," katanya.
BBWI Travel Fair 2026 diikuti 29 penjual dari industri pariwisata, pengusaha UMKM, serta peritel nasional.
Mereka menghadirkan paket wisata domestik, produk Ekonomi Kreatif unggulan daerah, aktivasi kampanye #BelanjadiIndonesiaAja, hingga program interaktif yang melibatkan pengunjung secara langsung.
Selama tiga hari pelaksanaan, ajang promosi wisata domestik tersebut mencatatkan potensi transaksi sebesar Rp988.623.135 atau nyaris Rp1 miliar.
Angka ini menjadi indikator meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan wisata dalam negeri dan produk ekonomi kreatif nasional, terutama menjelang Ramadhan dan puncak arus mudik Lebaran.
Integrasi Wisata dan Produk Kreatif Lokal
Perencanaan perjalanan kini tak hanya menyasar destinasi, tetapi juga pengalaman menyeluruh, kuliner, belanja, hingga interaksi sosial.
Kementerian Ekonomi Kreatif melalui Direktur Kuliner Andy Ruswar menekankan komitmennya dalam memperluas akses pasar bagi jenama binaan lewat program Akselerasi Ekspor Kreasi Indonesia (ASIK).
Sejumlah jenama seperti Mbrebes Mili, Meraki Cipta Rasa, Madu NP, Mustofa Bu Emi, Moonbitz, serta Butter Baby turut memeriahkan tema “Meraya Bersama”, termasuk menghadirkan paket bingkisan umenyambut Bulan Ramadhan.
Partisipasi mereka memperkaya pilihan produk bagi pengunjung sekaligus membuka ruang promosi dan perluasan jejaring usaha bagi pengusaha UMKM kuliner.
Integrasi antara promosi wisata dan produk kreatif menjadi langkah strategis dalam memperkuat nilai tambah pariwisata nasional.
Kolaborasi ini melibatkan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia dan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia.
Deputi Marketing dan Partnership HIPPINDO, Agung Tianara, melihat pusat perbelanjaan kini berkembang menjadi destinasi berbasis pengalaman.
“Mal menjadi meeting point sekaligus etalase bagi produk lokal dan pengusaha UMKM. Kolaborasi ini menghadirkan integrasi antara wisata dan belanja yang memperkuat daya tarik Indonesia sebagai Destinasi Wisata dan belanja,” ujarnya.
Di balik keramaian stan dan promosi paket wisata, terdapat strategi lebih besar, memperkuat Wisatawan Nusantara sebagai fondasi ketahanan sektor pariwisata.
Dengan mendorong masyarakat berwisata di dalam negeri, manfaat ekonomi diharapkan menjangkau pelaku industri, pengusaha UMKM, hingga komunitas lokal di berbagai daerah.










