Semifinal Piala Dunia 2026: Statistik Prancis vs Spanyol, Siapa Lebih Layak ke Final?
Selasa, 14 Juli 2026 | 14:22
Penulis: Arif S

Sumber: Antara Infografik/Vintan Rahmadanti
Dua kandidat juara Piala Dunia 2026, Prancis dan Spanyol akan saling berhadapan dalam laga semifinal di Stadion Dallas, Selasa waktu setempat atau Rabu dini hari WIB. Opta Supercomputer memprediksi Prancis menjadi favorit utama untuk menjuarai Piala Dunia 2026 dengan peluang 34,6 persen.
Namun, Les Bleus harus terlebih dahulu menyingkirkan pesaing terdekatnya, Spanyol, yang memiliki peluang 23,8 persen menjadi juara dunia. Pemenang pertandingan ini akan menghadapi Inggris atau Argentina di partai final.
Prancis Bidik Final Ketiga Beruntun
BACA JUGA
Deretan Rekor Fantastis Lamine Yamal, Wonderkid Spanyol Terus Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026
Belgia Menanjak, Spanyol Masih Favorit Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026
Singkirkan Maroko, Mbappe Ingatkan Prancis Belum Dekat dengan Gelar Juara
Prancis menatap semifinal dengan modal luar biasa setelah meraih enam kemenangan beruntun, termasuk kemenangan 2-0 atas Maroko di babak perempat final.
Jika kembali menang atas Spanyol, skuad asuhan Didier Deschamps akan menjadi tim Eropa kedua yang membukukan tujuh kemenangan beruntun di Piala Dunia setelah Italia pada edisi 1934 dan 1938.
Les Bleus berpeluang mencatat sejarah dengan mencapai tiga final Piala Dunia secara berturut-turut, menyamai pencapaian Jerman (1982, 1986, 1990) dan Brasil (1994, 1998, 2002).
Ini menjadi penampilan kedelapan Prancis di semifinal Piala Dunia. Hanya Jerman yang lebih sering mencapai fase ini dengan 12 kali.
Setelah gagal lolos pada tiga semifinal pertamanya (1958, 1982, dan 1986), Prancis sukses melaju ke final dalam empat semifinal terakhir pada 1998, 2006, 2018, dan 2022. Bahkan, mereka memenangi tiga semifinal terakhir tanpa sekali pun kebobolan.
Mbappe Kembali Jadi Andalan
Kylian Mbappe bermain luar biasa sepanjang turnamen. Meski sempat mengalami masalah pada pergelangan kaki saat menghadapi Maroko, penyerang berusia 27 tahun itu diperkirakan siap melawan Spanyol.
Delapan gol telah dicetak Mbappe di Piala Dunia 2026. Torehan itu sejajar dengan Lionel Messi dalam perburuan Sepatu Emas.
Tak hanya tajam di depan gawang, Mbappe berperan besar dalam membangun serangan Prancis. Bersama Ousmane Dembele, keduanya telah menciptakan 19 peluang satu sama lain sepanjang turnamen.
Mbappe memberikan 10 peluang kepada Dembele, sebaliknya Dembele menciptakan sembilan peluang untuk Mbappe.
Catatan itu hanya kalah dari tiga duet legendaris dalam sejarah Piala Dunia sejak 1966. Mereka adalah Franz Beckenbauer-Wolfgang Overath (25 peluang), Rivaldo-Ronaldo (23), serta Angel Di Maria-Lionel Messi (21).
Meski begitu, Mbappe masih memiliki satu tantangan besar. Mbappe telah mencetak 12 gol di fase gugur Piala Dunia dengan rincian dua gol di babak 32 besar, lima di 16 besar, satu di perempat final, dan empat di final. Namun, ia belum pernah mencetak gol dalam dua semifinal Piala Dunia sebelumnya.
Spanyol Andalkan Pertahanan Solid
Di sisi lain, Spanyol memiliki lini pertahanan solid. La Roja baru kebobolan satu gol di Piala Dunia 2026, melalui sundulan Charles De Ketelaere saat mengalahkan Belgia 2-1 di perempat final. Sementara di lini serang, Lamine Yamal akan menjadi ancaman berbahaya bagi Prancis.
Laga itu juga menghadirkan sosok Mikel Merino sebagai pahlawan kemenangan. Setelah mencetak gol penentu saat menghadapi Portugal di babak 16 besar, Merino kembali menjadi pembeda melawan Belgia. Ia tercatat sebagai pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia, yang mencetak gol kemenangan sebagai pemain pengganti di dua laga fase gugur.
Performa Spanyol di turnamen besar sangat impresif. Sejak Piala Dunia 2018, mereka hanya menelan satu kekalahan dalam 27 pertandingan, dengan catatan 16 kemenangan dan 10 imbang.
Bahkan sejak kalah 1-2 dari Jepang di Piala Dunia 2022, Spanyol tidak terkalahkan dalam 14 pertandingan turnamen besar berikutnya. Selama periode itu mereka hanya kebobolan lima gol dan mencatatkan sembilan clean sheet.
Apabila berhasil menyingkirkan Prancis, Spanyol akan menjadi negara Eropa pertama yang memenangi delapan pertandingan fase gugur turnamen besar secara beruntun, melampaui rekor tujuh kemenangan milik Italia (1934-1938) dan Spanyol sendiri pada periode 2008-2012.
Kondisi Kedua Tim
Kedua tim dipastikan tidak kehilangan pemain akibat akumulasi kartu. Namun, Prancis masih memantau kebugaran William Saliba, Dayot Upamecano, serta Aurelien Tchouameni. Ketiganya absen dalam dua pertandingan terakhir akibat cedera otot.
Di kubu lawan, Spanyol berpeluang kembali diperkuat Nico Williams dan Yeremy Pino yang telah pulih dari cedera.
Rekor Pertemuan
Ini akan menjadi pertemuan kedua Prancis dan Spanyol di ajang Piala Dunia. Pertemuan pertama terjadi di babak 16 besar Piala Dunia 2006. Saat itu Prancis menang 3-1 setelah mencetak dua gol di 10 menit terakhir pertandingan.
Dalam 10 pertemuan terakhir di semua kompetisi, Spanyol lebih dominan dengan meraih tujuh kemenangan, satu kali imbang, dan dua kali kalah dari Prancis.
La Roja bahkan selalu menang dalam dua pertemuan terakhir. Mereka menaklukkan Prancis 2-1 pada semifinal Euro 2024 dan menang dramatis 5-4 pada semifinal UEFA Nations League tahun lalu.
Prediksi Opta
Menurut simulasi Opta Supercomputer yang dilakukan sebanyak 25.000 kali, Prancis memiliki peluang 43,9 persen untuk menang dalam waktu normal.
Sementara, peluang Spanyol meraih kemenangan 29 persen. Sedangkan kemungkinan pertandingan berlanjut hingga babak tambahan 27,1 persen.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!