ID EN

Los Angeles Stadium, Stadion Futuristik yang Jadi Andalan Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 | 12:02

Penulis: Pudila

SoFi Stadium di Los Angeles, Amerika Serikat
SoFi Stadium di Los Angeles, Amerika Serikat.
Sumber: FIFA

Piala Dunia 2026 akan menghadirkan pengalaman baru bagi para pencinta sepak bola. Salah satu venue yang paling mencuri perhatian adalah SoFi Stadium di Inglewood, kawasan metropolitan Los Angeles, Amerika Serikat. Stadion yang resmi dibuka pada 8 September 2020 ini tidak hanya dikenal sebagai salah satu stadion termahal di dunia, tetapi juga menawarkan konsep arsitektur yang berbeda dibandingkan stadion lain yang digunakan pada turnamen.

SoFi Stadium memiliki kapasitas dasar sekitar 70.240 penonton. Namun, untuk penyelenggaraan acara berskala internasional, kapasitasnya dapat diperluas hingga lebih dari 100.000 penonton. Stadion ini juga menjadi markas dua tim National Football League (NFL), yakni Los Angeles Rams dan Los Angeles Chargers.

Di balik kemegahannya, SoFi Stadium dibangun dengan investasi sekitar US$5–5,5 miliar. Nilai tersebut menjadikannya salah satu stadion olahraga dengan biaya pembangunan tertinggi yang pernah ada.

Pada Piala Dunia 2026, SoFi Stadium dijadwalkan menjadi tuan rumah delapan pertandingan, termasuk laga fase gugur hingga babak perempat final. Stadion ini juga akan kembali memainkan peran penting pada Olimpiade Los Angeles 2028 sebagai lokasi upacara pembukaan dan penyelenggaraan beberapa cabang olahraga.

Salah satu daya tarik utama SoFi Stadium adalah desainnya yang modern. Stadion ini menjadi satu-satunya venue Piala Dunia 2026 yang menggunakan atap permanen. Atap transparannya terbuat dari material ETFE yang memungkinkan cahaya matahari tetap masuk ke dalam stadion, sekaligus memberikan perlindungan bagi penonton dari panas maupun hujan. Konsep tersebut menciptakan suasana semi-terbuka yang tidak dimiliki stadion lain dalam turnamen.

Kemegahan stadion juga diperkuat dengan kehadiran Infinity Screen, layar video berbentuk oval yang menggantung di tengah arena. Layar raksasa tersebut termasuk salah satu yang terbesar di dunia dan mampu memberikan pengalaman visual yang lebih maksimal bagi penonton di seluruh sudut stadion.

Ada pula fakta menarik di balik proses pembangunannya. Karena lokasinya berada di dekat Bandara Internasional Los Angeles (LAX), SoFi Stadium dibangun sekitar 24 meter di bawah permukaan tanah. Langkah ini dilakukan agar struktur stadion tidak mengganggu jalur penerbangan pesawat yang melintas di kawasan tersebut.

Desain futuristiknya membuat SoFi Stadium kerap dijuluki "The Spaceship". Julukan tersebut muncul karena bentuk bangunannya yang menyerupai pesawat luar angkasa, sekaligus menjadi salah satu ikon arsitektur modern di Amerika Serikat.

SoFi Stadium juga merupakan bagian dari kawasan terpadu Hollywood Park yang membentang di lahan seluas sekitar 300 acre. Kompleks ini tidak hanya menghadirkan stadion, tetapi juga dilengkapi pusat perbelanjaan, perkantoran, hotel, serta ruang terbuka publik yang menjadikannya destinasi hiburan berskala internasional.

Tak hanya menjadi panggung olahraga, stadion ini juga rutin menggelar berbagai acara besar dunia. Sejumlah musisi internasional seperti Taylor Swift dan Beyoncé pernah mengadakan konser di SoFi Stadium. Selain itu, stadion ini juga menjadi tuan rumah ajang bergengsi seperti Super Bowl dan WrestleMania.

Dengan perpaduan teknologi, arsitektur futuristik, dan fasilitas berkelas dunia, SoFi Stadium diprediksi menjadi salah satu venue paling ikonik sepanjang Piala Dunia 2026. Kehadiran stadion beratap modern dengan konsep semi-terbuka menjadikannya pengalaman yang berbeda bagi para penonton yang akan menyaksikan pesta sepak bola terbesar di dunia.

 

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!