Klaim Format 48 Tim Sukses, FIFA Pertimbangkan Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Kontestan
Selasa, 14 Juli 2026 | 06:00
Penulis: Arif S

Sumber: FIFA
Presiden FIFA Gianni Infantino membuka peluang perubahan besar pada Piala Dunia 2030. Setelah menerapkan format 48 peserta di Piala Dunia 2026, badan sepak bola dunia itu mempertimbangkan wacana memperluas turnamen menjadi 64 tim.
Menurut Infantino, pembahasan mengenai penambahan jumlah peserta baru akan dilakukan setelah Piala Dunia 2026. Evaluasi akan menjadi dasar bagi FIFA untuk menentukan arah perkembangan kompetisi terbesar di dunia pada edisi berikutnya.
"Wacana menambah jumlah peserta akan kami kaji setelah Piala Dunia edisi saat ini selesai. Dalam menggelar turnamen, kami harus memikirkan kepentingan seluruh dunia, bukan hanya Eropa dan Amerika Selatan," ujar Infantino, dikutip dari media Swiss, Bluewin, Minggu.
BACA JUGA
Mengenal Maskot Piala Dunia 2026, Tiga Hewan Ikonik Wakili Tuan Rumah
Brasil Ditantang Jepang, Pertahanan Tanjung Verde Diuji Messi di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Daftar Kontestan Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Asia Kirim Dua Wakil
Pernyataan itu menunjukkan komitmen FIFA untuk memperluas kesempatan bagi lebih banyak negara agar dapat tampil di panggung sepak bola dunia.
Menurut Infantino, setiap negara seharusnya memiliki peluang yang sama untuk mewujudkan mimpi berlaga di Piala Dunia.
Karena itu, penambahan jumlah peserta dinilai layak dipertimbangkan seiring meningkatnya kualitas sepak bola di berbagai kawasan.
Format 48 Tim Dinilai Berhasil
Piala Dunia 2026 menjadi tonggak sejarah karena untuk pertama kalinya diikuti 48 negara. Format baru itu menghadirkan lebih banyak grup dan sistem kelolosan ke babak gugur melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Perubahan itu sempat memunculkan berbagai perdebatan sebelum turnamen dimulai. Namun, menurut Infantino, hasil di lapangan membuktikan format baru mampu meningkatkan daya saing sekaligus memperluas pemerataan kualitas sepak bola.
"Piala Dunia dengan format 48 tim terbukti berjalan sangat baik. Semua peserta mampu menunjukkan kualitas permainan yang tinggi," kata Infantino dikutip Sky Sports.
Keberhasilan sejumlah negara dari berbagai konfederasi menjadi salah satu alasan utama FIFA mempertimbangkan penambahan peserta lagi pada Piala Dunia 2030.
Peluang Lebih Besar untuk Negara di Luar Kekuatan Tradisional
Infantino menilai perluasan jumlah peserta memberikan kesempatan lebih besar bagi negara-negara yang selama ini jarang tampil di putaran final Piala Dunia.
Menurutnya, hasil Piala Dunia 2026 memperlihatkan persaingan tidak lagi didominasi negara-negara tradisional dari Eropa maupun Amerika Selatan.
"Tim dari semua benua mencetak gol dan setidaknya meraih satu poin. Bahkan sembilan dari sepuluh wakil Afrika lolos ke fase gugur. Hal itu kembali membuktikan bahwa setiap negara perlu diberi kesempatan untuk tampil di Piala Dunia," pungkasnya.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!