ID EN

Strategi Jitu Venesia hingga Dubrovnik Atasi Ledakan Wisatawan Global

Rabu, 15 Juli 2026 | 15:30

Penulis: Arif S

Kota Venezia, Italia
Kota Venezia, Italia.
Sumber: Envato

Popularitas sejumlah destinasi wisata di Eropa meningkat dari tahun ke tahun. Di balik ramainya kunjungan wisatawan, muncul tantangan baru, overtourism atau lonjakan jumlah wisatawan yang berlebihan hingga berpotensi mengganggu kehidupan warga dan kelestarian destinasi.

Dilansir dari Travel and Tour World, setiap hari kawasan Eropa menerima hingga 80.000 wisatawan. Angka itu membawa dampak besar terhadap infrastruktur publik, transportasi, penyediaan akomodasi, hingga pelestarian bangunan dan kawasan bersejarah.

Karena itu, sejumlah kota wisata mulai menerapkan berbagai kebijakan baru agar pariwisata tetap berkembang tanpa mengorbankan kualitas hidup masyarakat maupun kelestarian destinasi.

Pajak Pariwisata Jadi Salah Satu Solusi

Salah satu strategi yang banyak diterapkan adalah menaikkan pajak pariwisata atau biaya masuk bagi wisatawan.

Kebijakan itu bukan semata-mata untuk menambah pemasukan daerah tetapi untuk biaya tambahan pemeliharaan fasilitas umum, menjaga situs bersejarah, sekaligus mengendalikan jumlah pengunjung.

Selain itu, biaya tambahan diharapkan mendorong wisatawan untuk tinggal lebih lama sehingga manfaat ekonomi bisa dirasakan lebih luas pelaku usaha lokal.

Venesia Terapkan Tiket Masuk

Venesia menjadi salah satu kota yang terus berupaya mengatasi overtourism. Kota kanal di Italia itu telah memberlakukan biaya masuk bagi wisatawan harian pada periode liburan dan musim ramai. 

Kota Venezia, Italia
Kota Venezia, Italia
Sumber: Envato

Langkah ini difokuskan untuk mengurangi kepadatan di kawasan bersejarah yang setiap hari dipadati wisatawan dari berbagai negara.

Dengan sistem itu, pemerintah berharap arus wisatawan dapat lebih terkendali tanpa mengurangi daya tarik Venesia sebagai destinasi kelas dunia.

Barcelona Dorong Wisata Berkualitas

Barcelona menghadapi tantangan sebagai salah satu kota paling banyak dikunjungi wisatawan internasional.

Pemerintah kota lebih mendorong kunjungan wisatawan yang memiliki masa tinggal lebih lama dan memberikan dampak ekonomi lebih besar.

Kota Barcelona, Spanyol.
Kota Barcelona, Spanyol.
Sumber: Envato

Pendekatan ini diharapkan akan mengurangi kepadatan wisatawan harian sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman berwisata.

Amsterdam Perketat Aturan

Amsterdam Memilih Pendekatan Berbeda.

Ibu kota Belanda telah lama menerapkan pajak wisata yang lebih tinggi, disertai berbagai aturan perilaku bagi wisatawan, khususnya di kawasan permukiman warga.

Kota Amsterdam, Belanda.
Kota Amsterdam, Belanda.
Sumber: Envato

Langkah itu bertujuan menjaga keseimbangan antara aktivitas pariwisata dengan kenyamanan masyarakat lokal yang tinggal di pusat kota.

Dubrovnik Fokus Menjaga Warisan Budaya

Sementara itu, Dubrovnik di Kroasia memperkuat kebijakan pengelolaan wisata untuk melindungi kawasan kota tua yang berstatus warisan budaya.

Kota Dubrovnik, Kroasia.
Kota Dubrovnik, Kroasia.
Sumber: Envato

Pemerintah setempat berupaya menjaga reputasi kota sebagai destinasi budaya dunia tanpa membiarkan jumlah wisatawan mengganggu kelestarian bangunan bersejarah maupun aktivitas masyarakat sehari-hari.

Bagi wisatawan, aturan baru seperti pajak pariwisata atau pembatasan akses mungkin menambah biaya perjalanan. 

Namun, di sisi lain, kebijakan itu diharapkan mampu menciptakan pengalaman berwisata yang lebih nyaman sekaligus memastikan destinasi favorit dunia tetap lestari untuk dinikmati generasi mendatang.***



Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!