ID EN

Jakarta Jadi Destinasi Wisata Lebaran 2026, Ini Rekomendasi Tempat Edukatif dan Seru

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:00

Penulis: Arif S

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.
Sumber: Antara/Hreeloita Dharma Shanti

Di tengah arus mudik yang mengalir keluar ibu kota, sebuah narasi baru dibangun, Jakarta bukan lagi sekadar titik berangkat, tetapi tujuan. Pada libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026, Jakarta diproyeksikan menjadi panggung wisata urban, tempat sejarah, seni, dan rekreasi bertemu dalam ritme metropolitan.

“Tidak perlu jalan-jalan ke luar negeri, jalan-jalan di Indonesia saja khususnya di kota Jakarta. Ada banyak sekali sekitaran wisata yang sangat bagus dan juga edukatif,” ujar Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam kunjungannya ke Museum Nasional di Jakarta, Selasa.

Salah satu simpul utama adalah Museum Nasional Indonesia, menghadirkan pengalaman imersif lintas zaman. Di dalamnya, pengunjung dapat menatap langsung fosil manusia purba, Homo erectus, yang ditemukan Eugene Dubois di tepian Bengawan Solo lebih dari seabad lalu.

Tak jauh dari sana, Museum Kebangkitan Nasional menawarkan perjalanan intelektual ke masa ketika gagasan kemerdekaan mulai dirumuskan. 

Di bekas sekolah kedokteran STOVIA, pengunjung diajak memahami bagaimana organisasi seperti Budi Utomo lahir dari rahim pendidikan.

Sementara bagi pencinta seni, Galeri Nasional Indonesia menjadi ruang kontemplatif,  menampilkan spektrum seni rupa dari modern hingga kontemporer.

Widiyanti mengatakan Jakarta menawarkan banyak Destinasi Wisata edukatif dan cocok untuk anak. Beberapa di antaranya Museum Kebangkitan Nasional, Galeri Nasional, dan Museum Nasional Indonesia (MNI).

Upaya menjadikan Jakarta sebagai destinasi Wisata Lebaran juga didorong perubahan cara pandang. Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini menekankan ibu kota kini tengah bertransformasi.

“Ini mungkin konsep baru ya, tapi Pemprov DKI melalui pengalaman di Jakarta, bekerja sama dengan Kepala Dinas Pariwisata itu menginginkan agar Jakarta banyak sekali destinasi wisatanya itu bisa dinikmati. Kami bekerja sama, kita sudah meluncurkan bersama Pak Gubernur ya, beberapa minggu yang lalu, dan ini ada paket-paketnya,” jelas Made.

Transformasi ini terlihat dari beragam pilihan destinasi yang semakin inklusif, mulai dari rekreasi keluarga di Taman Mini Indonesia Indah, hiburan pesisir di Taman Impian Jaya Ancol, hingga kawasan urban modern seperti Pantai Indah Kapuk.

Fenomena ini semakin relevan mengingat jutaan warga diperkirakan tetap berada di dalam kota selama Lebaran. Data Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyebut sekitar 4.024.251 orang tidak melakukan perjalanan ke luar kota.

"Kami perkirakan masyarakat yang akan melakukan perjalanan yang keluar kota Jakarta diprediksi sekitar 6.653.749 orang dan tidak melakukan perjalanan atau ada di dalam kota sendiri ada 4.024.251 orang," kata Kepala Bidang Dalops LLAJ Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Yayat Sudrajat.

Dengan potensi lonjakan kunjungan ke destinasi wisata, pemerintah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, dari rekayasa lalu lintas hingga penempatan ribuan personel di titik-titik strategis.

Namun di balik angka dan kebijakan, Jakarta menawarkan kesempatan untuk melihat kota ini dengan cara berbeda. Bukan sebagai ruang kerja padat, melainkan lanskap cerita.

Museum menjadi jendela waktu, galeri menjadi ruang refleksi, dan taman rekreasi menjadi tempat berbagi tawa.