ID EN

Indonesia Fashion Week 2026 Jadi Daya Tarik Wisatawan, Angkat Wastra Nusantara ke Panggung Dunia

Rabu, 1 Juli 2026 | 13:35

Penulis: Arif S

Indonesia Fashion Week 2026 menjadi daya Tarik wisata
Indonesia Fashion Week 2026 menjadi daya Tarik wisata.Antara/Sinta Ambar
Sumber: Antara/Sinta Ambar

Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 kembali diproyeksikan menjadi lebih dari sekadar ajang mode. Kementerian Pariwisata menilai IFW berperan penting dalam memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus mendorong minat wisatawan untuk mengunjungi berbagai destinasi unggulan di Tanah Air.

Melalui konsep mengangkat kekayaan wastra dari berbagai daerah, IFW dinilai menghubungkan industri fesyen dengan sektor pariwisata. Perpaduan budaya, kreativitas, dan promosi destinasi menjadi kekuatan untuk mendapat perhatian setiap tahunnya.

Asisten Deputi Bidang Event Nasional Kementerian Pariwisata Ni Komang Ayu Astiti mengatakan penyelenggaraan IFW diharapkan terus berkembang sebagai ajang yang memperkaya budaya sekaligus mendukung promosi destinasi wisata Indonesia.

“Ke depan kami berharap event ini terus berkembang terus maju, terus memperkaya budaya masyarakat sekaligus mungkin mempromosikan juga destinasi wisata,” ujar Asisten Deputi Bidang Event Nasional Kementerian Pariwisata Ni Komang Ayu Astiti di Jakarta.

Menurutnya, pergantian tema setiap tahun yang mengangkat keberagaman wastra Nusantara dari berbagai daerah mampu menciptakan daya tarik baru sehingga mendorong pergerakan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Harapan itu sejalan dengan target pemerintah pada 2026 yang ingin meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara menjadi 16 hingga 17,6 juta kunjungan, serta mencapai 1,18 miliar pergerakan wisatawan nusantara.

Tak hanya berdampak pada sektor pariwisata, IFW juga diharapkan menjadi wadah bagi para desainer daerah untuk terus berinovasi. 

Sementara itu, Presiden Indonesia Fashion Week sekaligus Ketua Umum Asosiasi Perancang-Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), Poppy Darsono, menjelaskan tema ulos tahun ini merupakan bagian dari upaya melestarikan warisan budaya Indonesia melalui pendekatan lebih modern.

“Memang ini tidak hanya berbicara tentang ulos sebagai warisan budaya tetapi juga tentang bagaimana kekayaan resmi Nusantara dapat diinterpretasikan secara kontemporer, memiliki nilai tambah dan ekonomi dan mampu membuat Indonesia dikenal di panggung dunia,” katanya.

Poppy meyakini pelestarian budaya tidak cukup hanya menjaga tradisi. Menurutnya, budaya juga harus diberi ruang untuk terus berkembang agar tetap relevan sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.

Selain menjadi panggung bagi para desainer nasional, IFW 2026 juga membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku UMKM dan industri kreatif di sektor fesyen untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.

Dengan kekayaan wastra Nusantara sebagai identitas bangsa, Indonesia Fashion Week 2026 diharapkan mampu memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi wisata budaya.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!