ID EN

Tiga Pelatih Mundur Setelah Timnya Tersingkir di Piala Dunia 2026

Rabu, 1 Juli 2026 | 10:19

Penulis: Arif S

Miroslav Koubek
Pelatih tim nasional Ceko di Piala Dunia 2026, Miroslav Koubek mundur dari jabatannya.
Sumber: FIFA

Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan drama di atas lapangan, tetapi juga memicu perubahan besar di kursi kepelatihan. Sejumlah pelatih memilih mengundurkan diri setelah gagal memenuhi target membawa timnya melaju lebih jauh di turnamen, termasuk pelatih Republik Ceko, Miroslav Koubek.

Koubek resmi meninggalkan jabatannya setelah Republik Ceko tersingkir pada fase grup. Tim berjuluk Narodak itu mengakhiri perjuangan di Grup A tanpa satu pun kemenangan, hanya meraih satu hasil imbang dan dua kekalahan sehingga finis sebagai juru kunci di bawah Korea Selatan, Afrika Selatan, dan Meksiko.

Keputusan tersebut dikonfirmasi langsung Presiden Asosiasi Sepak Bola Republik Ceko, David Trunda. Ia mengungkapkan pengunduran diri itu berasal dari inisiatif sang pelatih.

"Pelatih menawarkan pengunduran dirinya kepada saya dalam pertemuan pribadi hari ini. Setelah melalui diskusi yang terbuka dan jujur, saya memutuskan untuk menerima keputusan tersebut," ujar Trunda, dikutip dari laman resmi FIFA.

Berakhirnya masa kerja Koubek cukup mengejutkan mengingat pelatih berusia 74 tahun itu belum lama menangani Republik Ceko. Ia baru ditunjuk sebagai pelatih kepala pada 12 Desember 2025, menjelang laga play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Di bawah arahannya, Republik Ceko sempat menikmati awal menjanjikan. Koubek membawa timnya lolos ke putaran final Piala Dunia setelah memenangi dua laga dramatis melalui adu penalti melawan Republik Irlandia dan Denmark. Keberhasilan itu sekaligus mengakhiri penantian selama 20 tahun Ceko untuk kembali ke panggung Piala Dunia.

Momentum positif itu bahkan berlanjut setelah tiket ke putaran final berada dalam genggaman. Republik Ceko mencatat empat kemenangan beruntun, termasuk saat mengalahkan Kosovo 2-1 dan Guatemala 3-1 pada laga persahabatan.

Namun, performa apik itu gagal berlanjut ketika memasuki putaran final. Republik Ceko kesulitan bersaing di Grup A dan akhirnya harus angkat koper lebih awal.

Koubek bukan satu-satunya pelatih yang memilih mengakhiri masa baktinya setelah tersingkir di Piala Dunia 2026. Pelatih Korea Selatan, Hong Myung-bo, juga memutuskan mundur setelah langkah Taeguk Warriors terhenti pada fase grup.

Kegagalan membawa Korea Selatan lolos ke babak 32 besar memicu evaluasi menyeluruh. Hong Myung-bo bahkan menyampaikan permohonan maaf atas hasil yang tidak mampu memenuhi harapan publik sepak bola Korea Selatan.

Sementara itu, Belanda juga mengalami pergantian pelatih setelah Ronald Koeman memilih mengundurkan diri. Keputusan tersebut diambil menyusul kegagalan De Oranje melangkah lebih jauh usai kalah melalui adu penalti dari Maroko di babak 32 besar.

Rangkaian pengunduran diri ini menunjukkan besarnya tekanan yang dihadapi para pelatih di Piala Dunia. Ketika hasil di lapangan tidak sesuai ekspektasi, perubahan di kursi pelatih kerap menjadi konsekuensi.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!