ID EN

Kunjungan Wisatawan Tiongkok ke Indonesia Meningkat, Dua Rute Penerbangan Baru Dibuka

Rabu, 24 Juni 2026 | 16:00

Penulis: Arif S

Arsip - Penumpang di dalam pesawat Spring Airlines
Arsip - Penumpang di dalam pesawat Spring Airlines.
Sumber: Kemenpar

Konektivitas udara Indonesia dengan Tiongkok terus diperkuat. Kehadiran rute penerbangan Guangzhou-Jakarta dan Shenzhen-Jakarta menjadi langkah strategis untuk mengakomodasi meningkatnya Kunjungan Wisatawan Tiongkok ke Indonesia.

Pembukaan dua rute baru diharapkan semakin memudahkan wisatawan asal Tiongkok menjangkau Jakarta sebagai pintu gerbang utama sebelum melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi unggulan di Tanah Air.

"Kehadiran dua rute penerbangan baru ini merupakan respons proaktif dalam mengakomodasi meningkatnya kunjungan Wisatawan Mancanegara asal Tiongkok yang menunjukkan tren positif, khususnya ke Jakarta," ujar Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Antusiasme pasar Tiongkok terlihat dari tingkat keterisian penerbangan perdana. Pesawat pertama yang melayani rute Guangzhou-Jakarta mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 16 Juni membawa 172 penumpang atau sekitar 92,5 persen dari total kapasitas kursi.

Sehari kemudian, penerbangan perdana Shenzhen-Jakarta juga tidak kalah impresif. Sebanyak 178 penumpang atau 95,6 persen kapasitas kursi tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Para penumpang dari kedua penerbangan perdana itu mendapatkan cenderamata bertema Wonderful Indonesia yang memperkenalkan kekayaan Destinasi Wisata nasional sejak mereka pertama kali menginjakkan kaki di Indonesia.

Ke depan, konektivitas ini akan semakin kuat. Spring Airlines dijadwalkan melayani penerbangan pulang-pergi Guangzhou-Jakarta tiga kali dalam sepekan, setiap Selasa, Jumat, dan Minggu menggunakan armada Airbus A320.

Sementara itu, rute Shenzhen-Jakarta akan beroperasi dua kali setiap pekan, pada Rabu dan Sabtu. Jadwal tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan Perjalanan Wisata maupun bisnis.

Peningkatan akses udara menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata. Semakin mudah wisatawan mencapai Indonesia, semakin besar pula peluang berbagai destinasi wisata memperoleh manfaat ekonomi dari kunjungan tersebut.

"Langkah ini diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan asal Tiongkok untuk berkunjung ke Indonesia secara berkelanjutan, sehingga minat mereka untuk datang terus terjaga dan semakin meningkat pada masa mendatang," kata Made.

Data pemerintah menunjukkan Tiongkok masih menjadi salah satu pasar Wisatawan Mancanegara terbesar bagi Indonesia. Sepanjang Januari-April 2026, jumlah Kunjungan Wisatawan asal Tiongkok mencapai 491.726 atau meningkat 25,58 persen dibandingkan periode sama pada 2025 sebanyak 391.578 kunjungan.***



Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!