ID EN

Ketika Kualitas Rumput Venue Final Piala Dunia 2026 Disorot

Rabu, 1 Juli 2026 | 11:59

Penulis: Arif S

MetLife Stadium, New Jersey
Final Piala Dunia 2026 akan digelar di MetLife Stadium, New Jersey.
Sumber: Antara/FIFA

Salah satu stadion paling ikonik di Amerika Serikat menjadi bahan perbincangan. Kualitas rumput New York New Jersey Stadium yang akan menjadi lokasi final Piala Dunia 2026, mendapat kritik dari beberapa pemain bintang.

Sorotan itu muncul setelah Timnas Prancis membuka perjalanan mereka dengan kemenangan 3-1 atas Senegal. Meski Les Bleus sukses mengamankan tiga poin, kondisi lapangan menjadi topik perbincangan seusai pertandingan.

New York New Jersey Stadium, sebelumnya dikenal sebagai MetLife Stadium. Stadion ini merupakan markas dua tim NFL, New York Giants dan New York Jets. 

Selama gelaran Piala Dunia 2026, stadion ini dijadwalkan menggelar delapan pertandingan, termasuk partai final yang menjadi puncak turnamen.

Namun, statusnya sebagai venue final memunculkan pertanyaan setelah Gelandang Prancis Adrien Rabiot dan beberapa pemain lainnya mengeluhkan kualitas rumput stadion.

"Soal lapangannya, saya bahkan bingung menyebutnya sebagai lapangan yang ideal. Permukaannya terasa lebih mirip rumput sintetis karena cukup keras dan kaku," ujar Rabiot, dikutip BBC.

Komentar Rabiot menambah daftar keluhan yang sebelumnya juga disampaikan penyerang Brasil Vinicius Junior. Bintang Selecao itu mengaku kesulitan menemukan ritme permainan saat Brasil bermain imbang 1-1 melawan Maroko.

"Memasuki babak kedua dengan cuaca yang panas, kondisi lapangan cepat sekali mengering. Akibatnya permainan berjalan lebih lambat dan kami kesulitan menemukan ritme yang kami inginkan," kata Vinicius.

Keluhan para pemain bukan tanpa alasan. Untuk pertandingan NFL, stadion ini memang menggunakan rumput artifisial. Menjelang Piala Dunia 2026, pihak penyelenggara memasang lapisan rumput alami sementara agar sesuai dengan standar FIFA.

Meski demikian, hasilnya dinilai belum memuaskan. Permukaan lapangan dianggap terlalu keras dan kurang mendukung permainan cepat ciri khas sepak bola modern.

Masalah ini semakin menarik perhatian karena New York New Jersey Stadium memiliki reputasi kurang baik terkait kondisi permukaan lapangan.

Di dunia National Football League (NFL), stadion itu bahkan dikenal dengan istilah "kutukan MetLife" karena sejumlah pemain pernah mengalami cedera serius akibat kondisi lapangan.

Bagi para penggemar, kualitas rumput mungkin terlihat sebagai detail kecil. Namun bagi para pemain, kondisi lapangan dapat memengaruhi kecepatan permainan, akurasi umpan, hingga risiko cedera.

Rumput Stadion Sudah Jadi Perhatian Sebelum Piala Dunia 2026

Isu kualitas rumput stadion sebenarnya bukan hal baru. Jauh sebelum turnamen dimulai. FIFA sudah menyadari penggunaan rumput alami di sejumlah stadion tuan rumah Amerika Serikat akan menjadi tantangan besar.

Piala Dunia 2026 memang menghadirkan situasi berbeda dibanding edisi sebelumnya. Sebagian besar pertandingan di Amerika Serikat digelar di stadion yang sehari-hari digunakan untuk kompetisi NFL, di mana mayoritas venue menggunakan rumput sintetis sebagai permukaan utama.

Sesuai regulasi FIFA, seluruh pertandingan Piala Dunia wajib dimainkan di atas rumput alami. Dampak dari kebijakan tersebut, delapan dari 16 stadion penyelenggara harus menjalani proses modifikasi besar-besaran agar memenuhi standar internasional.

Peralihan dari rumput sintetis ke rumput alami ternyata tidak semudah mengganti permukaan lapangan. Banyak stadion NFL sejak awal memang dirancang tanpa mempertimbangkan kebutuhan rumput alami, terutama terkait sirkulasi udara dan paparan sinar matahari yang cukup untuk menjaga kualitas lapangan.

Meski telah melalui proses persiapan, kualitas lapangan di beberapa venue masih menjadi perhatian selama turnamen berlangsung.

Sorotan terhadap kondisi rumput menunjukkan, tantangan penyelenggaraan Piala Dunia tidak hanya berkaitan dengan pertandingan di atas lapangan, tetapi juga kesiapan infrastruktur yang harus memenuhi standar tertinggi sepak bola dunia.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!