Pantai Daloha Morotai Tawarkan Panorama Fajar hingga Senja Bak Adegan Film
Jumat, 3 Juli 2026 | 15:30
Penulis: Arif S

Sumber: KEK Morotai
Pulau Morotai di Maluku Utara terus memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan Indonesia. Salahnya Pantai Daloha, pantai berpasir putih yang menawarkan suasana tenang, air laut jernih, hingga panorama matahari terbit hingga terbenam.
Berada di kawasan Daloha Beach and Dive Resort, Tanjung Dehegila, Desa Juanga, Kecamatan Morotai Selatan, Pantai Daloha menjadi pilihan ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan santai jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.
Direktur Utama PT Jababeka Morotai selaku pengelola dan pengembang Kawasan Ekonomi Khusus Morotai, Alan Wijaya, mengatakan Pantai Daloha memang dirancang untuk menghadirkan pengalaman liburan menenangkan di tengah keindahan alam Morotai.
BACA JUGA
Penerbangan Internasional ke Belitung Dibuka Lagi, Pariwisata Bangkit
Konser K-Pop Jadi Magnet Wisata, Kemenpar Dorong Paket Concert Tourism di Indonesia
Liburan Nyaman Penuh Makna, Borobudur Tawarkan Pengalaman Wisata Keluarga
“Lokasi kami di sini memang cocok untuk mereka yang ingin sejenak menjauh dari kesibukan dan menikmati suasana yang tenang di tengah keindahan alam Morotai," ujar Alan.
Air laut yang bening menjadi salah satu pesona utama Pantai Daloha. Bahkan, wisatawan dapat melihat ikan kecil berenang di perairan dangkal hanya dari bibir pantai.
Pantai ini cocok untuk berbagai aktivitas, mulai dari berjalan santai di tepi pantai, berenang, hingga snorkeling.
Daloha Beach and Dive Resort menyediakan fasilitas penyelaman lengkap, termasuk perlengkapan dan pemandu profesional.
Keindahan Morotai tidak berhenti di Pantai Daloha. Sebagai salah satu destinasi bahari terbaik di Indonesia, Morotai memiliki sejumlah lokasi penyelaman dengan karakter berbeda-beda.
Di Pulau Mitita, wisatawan dapat merasakan sensasi berenang bersama hiu sirip hitam. Sementara itu, perairan Pulau Wawama menyimpan Jeep Willys peninggalan Perang Dunia II yang kini menjadi bagian dari ekosistem bawah laut.
Adapun Pulau Dodola menawarkan hamparan terumbu karang dan kehidupan laut.
Selain wisata bawah laut, Morotai juga memiliki gugusan pulau eksotis seperti Pulau Kokoya, Pulau Kolorai, Pulau Zum-zum, Pasir Timbul, hingga Pulau Dodola yang membuat kawasan ini kerap dijuluki sebagai "Maldives-nya Indonesia."
Pulau Zum-zum menawarkan pengalaman wisata sejarah. Pulau ini pernah menjadi tempat tinggal Jenderal Douglas MacArthur dari Amerika Serikat saat Perang Dunia II dan kini memiliki patung MacArthur setinggi sekitar 20 meter.
Sementara itu, Pulau Dodola menghadirkan fenomena alam. Ketika air laut surut, muncul hamparan pasir putih sepanjang ratusan meter yang menghubungkan Dodola Besar dan Dodola Kecil. Pemandangan itu menjadi salah satu spot favorit para pelancong untuk berfoto.
Bagi pecinta petualangan, Morotai menawarkan trekking menuju Air Terjun Raja yang memiliki tujuh jenjang alami, pengamatan burung endemik, hingga wisata sejarah menyusuri jejak Perang Dunia II.
Wisata sejarah semakin lengkap dengan keberadaan Museum Swadaya Perang Dunia II milik Muhlis Eso di Desa Joubela.
Museum itu menyimpan berbagai koleksi peninggalan perang yang dikumpulkan Muhlis selama bertahun-tahun, mulai dari peluru, perlengkapan militer, lencana, botol minum tentara, hingga berbagai artefak yang menjadi saksi sejarah pertempuran di kawasan Pasifik.
Dengan perpaduan pantai yang indah, kekayaan bawah laut, wisata sejarah, hingga panorama alam yang memukau, Pantai Daloha menjadi pintu gerbang bagi wisatawan untuk menikmati berbagai pesona Pulau Morotai dalam satu perjalanan.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!