ID EN

Chelsea dan Liverpool Gagal Konsisten, Ini Alasan McFarlane dan Arne Slot

Rabu, 27 Mei 2026 | 12:00

Penulis: Arif S

Arne Slot pada sesi perkenalan dirinya sebagai pelatih baru Liverpool.
Arne Slot pada sesi perkenalan dirinya sebagai pelatih baru Liverpool.
Sumber: Antara/Liverpool

Musim penuh naik-turun dialami dua klub besar Liga Inggris, Chelsea dan Liverpool. Manajer Interim Chelsea, Callum McFarlane dan Manajer Liverpool, Arne Slot buka suara penyebab kegagalan skuad mereka meraih hasil maksimal sepanjang musim ini.

Di kubu Chelsea, Callum McFarlane menilai masalah utama The Blues adalah inkonsistensi performa yang terus berulang dari awal hingga akhir musim. Situasi itu menyebabkan Chelsea gagal menembus Kompetisi Eropa setelah hanya finis di posisi ke-10 klasemen dengan 52 poin.

“Kami seharusnya finis jauh lebih tinggi di klasemen. Dengan kualitas pemain yang kami miliki, kami seharusnya berada di Liga Champions. Kami terlalu tidak konsisten musim ini dan pada akhirnya itu merugikan kami," ujar McFarlane, dikutip dari laman resmi Chelsea.

Pukulan terakhir Chelsea datang pada laga penutup musim saat mereka kalah 1-2 dari Sunderland di Stadium of Light. Hasil tersebut sekaligus memperpanjang tren buruk The Blues di Premier League.

Meski begitu, McFarlane tetap mengapresiasi para pemainnya, terutama atas usaha mereka di tengah situasi sulit selama masa kepemimpinannya sebagai manajer interim.

“Suasana di ruang ganti jelas penuh kekecewaan,” katanya. 

Arne Slot Sebut Badai Cedeta Penyebab Liverpool Kurang Greget

Sementara itu di kubu Liverpool, Arne Slot menilai kegagalan timnya mempertahankan performa terbaik musim ini disebabkan badai cedera yang menghantui skuad The Reds.

Liverpool menutup musim di posisi kelima dengan 60 poin setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Brentford di Anfield, sekaligus menutup rangkaian tanpa kemenangan mereka di bulan Mei.

"Jika Anda meminta satu kata untuk menggambarkan musim ini, saya akan sebut ‘cedera’," kata Slot di laman Liverpool.

Sepanjang musim, Liverpool memang kehilangan banyak pemain kunci akibat cedera, termasuk Conor Bradley, Wataru Endo, Giovani Leoni, Hugo Ekitike, hingga Alexander Isak. Kondisi tersebut membuat kedalaman skuad tidak mampu menjaga stabilitas performa di berbagai kompetisi.

Meski demikian, Slot tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya yang dinilai sudah berjuang dalam situasi sulit, meski tanpa gelar di akhir musim.

"Saya sangat bangga kepada para pemain atas apa yang mereka lakukan musim ini, karena ini musim yang sangat, sangat sulit bagi kami," ucap Slot.

Liverpool tetap mengamankan tiket Liga Champions di pekan terakhir, meski musim mereka diwarnai hasil negatif beruntun termasuk kekalahan dari Manchester United dan Aston Villa.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!