ID EN

Deretan Rekor Fantastis Lamine Yamal, Wonderkid Spanyol Terus Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:00

Penulis: Arif S

Lamine Yamal
Lamine Yamal.
Sumber: ChatGPT AI

Lamine Yamal membuktikan dirinya sebagai salah satu talenta muda paling bersinar di Piala Dunia 2026. Di usia 18 tahun, pemain sayap Timnas Spanyol itu tidak hanya menjadi andalan La Furia Roja, tetapi juga terus memecahkan rekor demi rekor di panggung sepak bola terbesar dunia.

Rekor terbaru tercipta ketika Yamal tampil dalam kemenangan 2-1 Spanyol atas Belgia pada babak perempat final. Penampilan tersebut menjadi laga keenamnya di Piala Dunia 2026, sekaligus menjadikannya pemain berusia di bawah 19 tahun dengan jumlah penampilan terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia.

Catatan enam pertandingan itu melampaui rekor yang sebelumnya dipegang legenda Brasil, Pelé, yang tampil empat kali pada Piala Dunia 1958. Yamal juga melewati torehan rekan setimnya di Timnas Spanyol, Gavi, yang membukukan empat penampilan pada edisi 2022.

Pencapaian Yamal semakin menegaskan peran penting pemain kelahiran 13 Juli 2007 itu dalam perjalanan Spanyol menuju semifinal.

Berdasarkan Laporan Statistik Sekolapedia hingga berakhirnya babak perempat final, Yamal menjadi salah satu pemain dengan kontribusi paling konsisten bagi skuad asuhan Luis de la Fuente.

Selama enam pertandingan, ia telah bermain selama 510 menit, mencetak satu gol, serta mencatat rata-rata 3,8 tembakan di setiap pertandingan.

Gol semata wayangnya lahir saat menghadapi Arab Saudi pada fase grup. Gol itu bukan sekadar membantu Spanyol meraih kemenangan, tetapi juga mengantarkan Yamal mencatat sejarah sebagai pencetak gol pembuka termuda di Piala Dunia sejak Pelé melakukannya pada edisi 1958.

Performa impresifnya tidak berhenti di situ. Saat Spanyol menyingkirkan Austria pada fase gugur, Yamal menjadi pemain terbaik atau Man of the Match berkat kontribusi besarnya dalam membongkar pertahanan lawan.

Motor Serangan La Furia Roja

Sepanjang turnamen, Yamal menjadi pilihan utama di sektor sayap kanan sebagai inverted winger. Kecepatan, kemampuan menggiring bola, dan kreativitasnya membuat lini serang Spanyol lebih dinamis.

Kepercayaan penuh dari pelatih juga tercermin dari jumlah menit bermain yang mencapai 510 menit. Ini menunjukkan betapa pentingnya peran sang wonderkid dalam perjalanan La Furia Roja.

Kini, Spanyol telah memastikan tiket ke semifinal dan akan menghadapi Prancis dalam duel yang diprediksi menjadi salah satu pertandingan terbesar di Piala Dunia 2026.

Apabila kembali tampil, Yamal berpeluang menambah koleksi rekornya sekaligus membawa Spanyol selangkah lebih dekat menuju gelar juara dunia.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!