Jelang Laga Perpisahan, Mohamed Salah Kritik Keras Hilangnya Karakter Bermain Liverpool
Minggu, 17 Mei 2026 | 10:59
Penulis: Rojes Saragih

Sumber: Wikimedia Commons
Jakarta – Menjelang laga perpisahannya bersama Liverpool, Mohamed Salah melontarkan pernyataan mengejutkan. Penyerang andalan The Reds itu secara terbuka mengkritik hilangnya identitas permainan tim musim ini, namun tetap berjanji akan berjuang mati-matian demi mengamankan tiket ke Liga Champions.
Pernyataan tajam itu disampaikan Salah melalui akun Instagram pribadinya pada Minggu (17/5). Ia secara khusus menyoroti hilangnya karakter agresif yang selama ini menjadi ciri khas klub yang bermarkas di Anfield tersebut.
"Saya ingin melihat Liverpool kembali menjadi tim dengan permainan 'heavy metal' yang ditakuti lawan dan kembali memenangkan banyak trofi. Itulah Sepak Bola yang saya tahu cara memainkannya, dan itulah identitas yang harus dipulihkan serta dijaga selamanya," tegas Salah.
BACA JUGA
Mohamed Salah Beberkan Penyebab Liverpool Sulit Raih Kemenangan
Arne Slot Menunggu Mohamed Salah Kembali Perkuat Liverpool
Akhir Era Mohamed Salah di Liverpool, Kisah 9 Tahun yang Tak Tergantikan
Sentilan ini muncul setelah Liverpool menelan kekalahan pahit 2-4 dari Aston Villa pada Sabtu sebelumnya. Hasil minor tersebut membuat armada Anfield berada di ujung tanduk. Mereka kini diwajibkan meraih kemenangan mutlak atas Brentford pada laga pamungkas Liga Inggris di Anfield pada Minggu (24/5) mendatang, demi mengunci posisi lima besar yang menjadi batas akhir zona Liga Champions.
Pertandingan penutup pekan depan ini sekaligus akan menjadi momen emosional bagi Salah yang telah memutuskan untuk hengkang di akhir musim.
Lebih lanjut, unggahan pemain berusia 33 tahun ini seolah mempertegas ketegangan yang sempat terjadi antara dirinya dengan pelatih kepala Arne Slot. Salah tampak kembali mempertanyakan pendekatan taktis yang diterapkan sang pelatih sepanjang musim.
"Saya telah menyaksikan klub ini bertransformasi dari kumpulan peragu menjadi mereka yang percaya, dan dari yang percaya menjadi juara," tulis bintang asal Mesir tersebut. "Runtuhnya kami dan menelan kekalahan demi kekalahan musim ini sangat menyakitkan dan tidak pantas didapatkan oleh penggemar kita."
Sebagai penutup, Salah memberikan peringatan keras bahwa standar tinggi di Liverpool adalah hal yang mutlak. Menurutnya, sekadar memenangkan satu atau dua pertandingan bukanlah tujuan utama bagi klub sebesar Liverpool.
Meski diliputi kekecewaan, Salah memastikan dirinya akan memberikan dedikasi penuh di laga pamungkas pekan depan. Ia menyebut kelolosan ke ajang Liga Champions musim depan sebagai "syarat minimal" yang harus dipersembahkan bagi para pendukung setia The Reds.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!