Wisatawan Malaysia Jadi Penyumbang Terbesar Turis Asing ke Indonesia
Sabtu, 4 April 2026 | 14:30
Penulis: Arif S

Sumber: Envato
Arus pelancong lintas batas di Asia Tenggara kembali menunjukkan dinamika menarik. Pada Februari 2026, Indonesia mencatat 1,16 juta kunjungan Wisatawan Mancanegara, dengan turis dari Malaysia mendominasi.
Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), Wisatawan Malaysia menyumbang 17,18 persen dari total kunjungan, diikuti Tiongkok 13,01 persen dan Singapura 9,43 persen.
Kedekatan geografis, kemudahan akses, hingga ikatan budaya menjadi benang merah yang menjelaskan dominasi ini.
BACA JUGA
Dibayangi Ketegangan dengan China, Pariwisata Jepang Tetap Melejit di 2025
Lima Negara Mendominasi Arus Wisata ke Indonesia Sepanjang 2025
Tiga Magnet Wisata Paling Ramai Dikunjungi di Sumba Timur Sepanjang 2025
Secara keseluruhan, angka kunjungan Februari sedikit melandai, turun 2,42 persen dibanding Januari (month-to-month).
Namun jika dilihat dari perspektif tahunan, terjadi lonjakan signifikan sebesar 13,37 persen dibanding Februari tahun lalu, menandakan tren Pemulihan Pariwisata terus berlanjut.
Dalam lanskap lebih luas, periode Januari-Februari 2026 mencatat total 2,35 juta Kunjungan Wisatawan asing.
Angka ini tumbuh 7,7 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, sekaligus menjadi capaian tertinggi sejak 2021. Ini menjadi sinyal kuat Indonesia kembali menemukan denyutnya sebagai destinasi global.
Di dalam negeri, mobilitas Wisatawan Nusantara tetap masif. Pada Februari saja, tercatat 91,14 juta perjalanan, mencerminkan betapa perjalanan domestik masih menjadi tulang punggung pariwisata nasional.
Meski turun 10,69 persen dibanding Januari, angka ini tetap menunjukkan kenaikan tipis secara tahunan sebesar 0,70 persen.
Sementara itu, perjalanan wisatawan nasional ke luar negeri (wisnas) mencapai 701,07 ribu pada Februari 2026.
Malaysia kembali menjadi tujuan utama dengan porsi 28,96 persen, diikuti oleh Arab Saudi sebesar 20,33 persen, serta Singapura dan Tiongkok.
Fenomena ini memperlihatkan hubungan timbal balik Indonesia dan Malaysia dalam sektor pariwisata.










