Juara di Roma, Jannik Sinner Pilih Istirahat Sebelum French Open 2026
Selasa, 19 Mei 2026 | 10:50
Penulis: Respaty Gilang

Sumber: AntaraNews
Jannik Sinner memilih untuk fokus memulihkan kondisi fisiknya setelah sukses meraih gelar juara Italian Open 2026. Petenis nomor satu dunia itu belum ingin langsung menjalani latihan intensif dan lebih memilih menikmati momen kemenangan bersama keluarga sebelum tampil di French Open.
Keberhasilan Sinner di Roma menjadi catatan bersejarah bagi tenis Italia. Ia menjadi petenis Italia pertama yang mampu menjuarai turnamen ATP Masters 1000 di Roma sejak Adriano Panatta melakukannya pada 1976.
"Prioritasnya adalah memulihkan diri sebaik mungkin dalam dua hingga tiga hari ke depan," kata Sinner dikutip dari ATP, Selasa, 19 Mei 2026.
BACA JUGA
Jannik Sinner Juara Madrid Open 2026, Pecahkan Rekor Masters 1000
Usia Hanyalah Angka, Novak Djokovic Samai Rekor Federer di ATP Finals
Jannik Sinner Bidik Rekor Djokovic, Tantangan Berat Menanti di Roma
Petenis berusia 24 tahun tersebut menegaskan bahwa dirinya belum akan kembali berlatih dalam waktu dekat. Ia bersama tim masih akan memantau kondisi fisiknya sebelum bertolak ke Paris untuk persiapan Roland Garros.
"Tidak akan ada banyak latihan, tenis, nol. Secara fisik, saya dan tim saya perlu memeriksanya," ujar petenis berusia 24 tahun itu.
"Saya juga ingin bersama keluarga saya saat ini. Melepaskan diri dari tenis, lalu mulai Kamis dan seterusnya, saya pikir saya akan berada di Paris, mempersiapkan diri, dan kita akan lihat bagaimana hasilnya. Untuk saat ini, istirahat sangat penting."
Sinner diperkirakan mulai menjalani persiapan kembali pada akhir pekan ini jelang tampil di Roland Garros, turnamen Grand Slam kedua musim 2026.
Kemenangan di Italian Open juga membuat Sinner menorehkan pencapaian spesial lainnya. Gelar di Roma melengkapi koleksi sembilan trofi ATP Masters 1000 miliknya sekaligus memastikan dirinya menuntaskan Career Golden Masters, sebuah pencapaian yang sejauh ini hanya dimiliki dirinya dan Novak Djokovic.
Sebelum menjuarai Roma, Sinner lebih dulu tampil dominan dengan merebut gelar di Indian Wells, Miami, Monte-Carlo, dan Madrid sepanjang musim ini.
Sinner mengaku kemenangan di hadapan publik sendiri menghadirkan perasaan emosional yang sulit digambarkan.
"Tidak ada tempat yang lebih baik untuk melengkapi koleksi ini," kata Sinner.
"Bagi orang Italia, ini salah satu tempat paling spesial untuk bermain tenis. Bisa menang di sini sangat berarti bagi saya."
Meski tampil sebagai unggulan utama di final, Sinner mengakui sempat mengalami tekanan besar saat pertandingan berlangsung. Ia bahkan kehilangan servis di awal laga sebelum akhirnya mampu bangkit dan mengontrol permainan.
"Ada banyak ketegangan dan momen sulit, terutama secara mental. Saya senang bisa tetap tenang dan meraih pencapaian ini," ujar Sinner.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!