Indonesia Tergeser, Jepang Jadi Tujuan Liburan Favorit Turis Australia
Senin, 20 April 2026 | 14:30
Penulis: Arif S

Sumber: Envato
Peta Perjalanan Wisata warga Australia berubah di awal 2026. Setelah bertahun-tahun Indonesia menjadi pilihan utama di Asia, Jepang mengambil alih posisi tersebut dan menjadi Destinasi Favorit baru bagi wisatawan Negeri Kanguru.
Data Biro Statistik Australia (ABS) menyebut, selama Februari 2026, sebanyak 103.360 warga Australia bepergian ke Jepang. Pada periode sama, jumlah perjalanan ke Indonesia 101.630 orang.
Selisihnya tipis, tetapi cukup untuk menandai perubahan tren. Untuk pertama kalinya dalam catatan terbaru, Jepang melampaui Indonesia sebagai tujuan paling populer di Asia bagi Wisatawan Australia.
BACA JUGA
Wisatawan Malaysia Jadi Penyumbang Terbesar Turis Asing ke Indonesia
Dibayangi Ketegangan dengan China, Pariwisata Jepang Tetap Melejit di 2025
Lima Negara Mendominasi Arus Wisata ke Indonesia Sepanjang 2025
"Untuk pertama kalinya, Jepang menjadi destinasi Asia paling populer bagi kami dengan 103.360 perjalanan, melampaui Indonesia yang mencatat 101.630 perjalanan," dikutip dari Karryon, media produksi dan platform berita perjalanan asal Sydney, Australia, Jumat 17 April 2026.
Perubahan ini mencerminkan meningkatnya daya tarik Jepang di mata pelancong Australia. Musim dingin ikonik, jaringan transportasi efisien, budaya pop, kuliner, hingga kota-kota yang mudah dijelajahi menjadi daua Tarik tersendiri.
Dalam daftar keseluruhan destinasi luar negeri warga Australia, Selandia Baru masih berada di posisi pertama, dengan 113.460 perjalanan.
Di bawah Selandia Baru, Jepang menempati posisi kedua, disusul Indonesia di peringkat ketiga. Setelah itu, India dengan 88.680 perjalanan, China 48.710 perjalanan, dan Thailand 43.770 perjalanan.
Bagi Indonesia, perubahan ini cukup signifikan. Pada Februari 2025, Indonesia masih berada di posisi kedua sebagai negara paling banyak dikunjungi warga Australia dengan 106.880 perjalanan.
Bahkan pada Februari 2024 dan periode sebelum pandemi, Indonesia juga masih mempertahankan posisi tersebut. Bali, Lombok, dan berbagai pulau tropis selama ini menjadi magnet utama wisatawan Australia.
Secara keseluruhan, Australia justru mencatat penurunan jumlah perjalanan ke luar negeri sekitar 3,5 persen pada Februari 2026 dibanding Februari 2025.
Salah satu faktornya adalah dampak konflik Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran, termasuk penutupan wilayah udara.
Namun jika dibandingkan Februari 2019, jumlah perjalanan warga Australia ke luar negeri tetap meningkat hampir 20 persen. Ini menunjukkan minat bepergian tetap kuat, hanya preferensi destinasi mulai bergeser.
Di sisi lain, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Australia berada di peringkat sembilan sebagai negara tujuan Wisatawan Indonesia, dengan porsi 1,67 persen dari total perjalanan wisatawan nasional pada Februari 2026.
Negara Asia Tenggara masih menjadi kawasan paling banyak dikunjungi wisatawan Indonesia.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!