Irak Terjebak Konflik Kawasan, FIFA Diminta Tunda Playoff Antarbenua Piala Dunia 2026
Selasa, 10 Maret 2026 | 11:00
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/Twitter@FIFAWorldCup
Situasi keamanan di kawasan Asia Barat mulai berdampak langsung pada persiapan menuju FIFA World Cup 2026. Iraq Football Association (Federasi Sepak Bola Irak) secara resmi meminta penundaan pertandingan play-off antarbenua kepada FIFA.
Permintaan tersebut muncul setelah situasi keamanan di kawasan Asia Barat memburuk. Agresi Amerika Serikat-Israel ke Iran telah berdampak pada berbagai aktivitas, termasuk sepak bola internasional.
Situasai ini juga terkait dengan Piala Dunia 2026, karena Amerika Serikat menjadi salah satu tuan rumah turnamen tersebut bersama negara lain di kawasan Amerika Utara. Di sisi lain, Iran sebenarnya sudah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026.
BACA JUGA
Konflik Timur Tengah Bisa Berdampak pada Penerbangan dan Pariwisata Nasional
Dampak Konflik AS-Iran, Ini Daftar Maskapai yang Masih Terbang di Timur Tengah
Situasi Timur Tengah Memanas, Finalissima Argentina vs Spanyol Berpotensi Dipindahkan
Namun dalam situasi geopolitik yang bergejolak, Timnas Iran belum memastikan apakah mereka akan tetap berpartisipasi di turnamen tersebut.
Ketidakpastian ini membuat peta Sepak Bola Asia ikut terpengaruh, dengan berbagai pihak menunggu keputusan resmi Iran sekaligus kemungkinan adanya negara pengganti.
Di tengah situasi tersebut, Timnas Irak juga terdampak langsung. Irak menjadi tim berikutnya dari Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dan dijadwalkan tampil pada play-off antarbenua, Maret 2026.
Pertandingan tersebut direncanakan berlangsung di Meksiko. Namun rencana perjalanan tim menghadapi kendala serius karena kondisi ruang udara di Irak tidak memungkinkan penerbangan dalam beberapa pekan terakhir.
Letak geografis Irak berada di antara wilayah konflik antara Israel dan Iran, sehingga jalur udara sementara ditutup.
Federasi Sepak Bola Irak pada Senin 8 Maret 2026, telah mengajukan permintaan resmi kepada FIFA agar pertandingan play-off ditunda.
"Irak mengirimkan permintaan resmi untuk menunda laga Play-off Piala Dunia," tulis media Inggris, The Guardian.
"Sekitar separuh dari skuad Irak berada di Baghdad dan tidak bisa melakukan perjalanan, sementara pelatih Graham Arnold, terjebak di Dubai."
Sebagai solusi sementara, FIFA sempat mengajukan opsi perjalanan darat dari Baghdad menuju Istanbul di Turkiye. Rute tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 25 jam sebelum tim melanjutkan penerbangan menuju Meksiko.
Namun solusi tersebut tidak disetujui pihak Irak. Perjalanan darat dinilai berisiko karena harus melewati wilayah utara negara tersebut.
"FIFA meminta para pemain Irak berjalan darat dari Baghdad menuju Istanbul, perjalanan sulit melalui area utara negara itu yang sedang diserang."
"(Pelatih) Arnold diketahui menyampaikan kepada FA Irak, dia tidak mengizinkan pemainnya melakukan perjalanan darat selama konflik berlangsung."
Di tengah ketidakpastian ini, muncul kemungkinan skenario lain. Irak berpeluang langsung tampil di Piala Dunia 2026 jika Iran absen dalam turnamen tersebut.
Jika itu terjadi, Timnas Uni Emirat Arab berpotensi menggantikan posisi Irak dalam pertandingan play-off antarbenua.










