ID EN

Tren Wisata Kaum Sultan Dunia: Dari Ekspedisi Antartika hingga Luar Angkasa

Sabtu, 25 April 2026 | 15:30

Penulis: Arif S

Wisata ke luar angkasa
Ilustrasi - Wisata ke luar angkasa, satu cara kaum super kaya menikmati liburan.
Sumber: Envato

Bagi sebagian orang, liburan berarti pantai berpasir putih, atau hotel nyaman dengan pemandangan laut. Namun bagi kelompok ultra-high net worth individuals (UHNWI), perjalanan memiliki definisi sangat berbeda. Bukan sekadar ke mana pergi, tetapi bagaimana sebuah pengalaman dirancang sedemikian personal, tertutup, dan nyaris mustahil diakses orang lain.

Di dunia para superkaya, kemewahan bukan lagi soal jumlah bintang hotel, melainkan tingkat privasi. Semakin sedikit orang bisa menjangkaunya, semakin tinggi nilainya. 

Dari Pulau Pribadi di tengah samudra hingga orbit di atas Bumi, berikut gaya liburan paling mewah dan ultra-eksklusif yang tengah menjadi simbol status global.

1. Reservasi Pulau Pribadi

Bayangkan mendarat di landasan pacu pribadi, lalu disambut staf yang seluruhnya hanya melayani Anda dan tamu undangan. Menyewa satu pulau utuh kini menjadi standar baru kemewahan.

Pulau Banwa di Filipina, Calivigny (Grenada), hingga Laucala (Fiji) sering disebut dalam lingkaran elite dunia. Di tempat seperti ini, tak ada antrean, tak ada keramaian, dan tak ada orang asing.

Fasilitasnya menyerupai resor impian. Pelayan pribadi, restoran gourmet, hingga aktivitas yang dirancang khusus seperti makan malam di atas gundukan pasir di tengah laut. Di Pulau Voavah, Maladewa, tarif sewa dimulai dari US$46 ribu per malam.

2. Ekspedisi Privat ke Kutub Selatan

Bagi mereka yang telah menaklukkan destinasi tropis, benua es menjadi panggung berikutnya. Antartika telah berubah dari wilayah ilmiah terpencil menjadi tujuan wisata eksklusif.

Operator White Desert menyediakan penerbangan jet pribadi langsung ke jantung Antartika. 

Setibanya di sana, tamu menginap di pod mewah berteknologi tinggi di atas lanskap putih tak berujung.

Di luar kapsul hangat itu, petualangan menanti, melihat koloni penguin, memanjat es, hingga menuruni terowongan beku. 

Harga pengalaman selama tujuh hingga delapan hari ini dimulai dari US$70 ribu.

3. Pelayaran Mewah Berbulan-bulan

Ada kemewahan tak tergesa-gesa. Kapal Pesiar bintang enam menawarkan dunia bergerak perlahan, mengantar tamu menjelajah benua demi benua tanpa perlu membongkar koper.

Regent’s Seven Seas menghadirkan pelayaran selama 140 hari mengunjungi puluhan destinasi global. 

Kapal menjadi rumah mewah terapung dengan suite berbalcon pribadi, kamar mandi marmer, spa, dan kelas memasak.

Seluruh kebutuhan telah diatur mulai Tiket Pesawat, hidangan gourmet, hingga minuman tanpa batas. 

Satu-satunya tugas tamu hanya memilih matahari terbit di samudra mana yang ingin mereka nikmati berikutnya.

4. Keliling Dunia dengan Jet Pribadi

Jika waktu lebih berharga daripada uang, jet pribadi menjadi jawaban. Four Seasons menawarkan paket keliling dunia menggunakan pesawat eksklusif Airbus A321neo-LR dengan kapasitas hanya 52 kursi.

Dengan harga mulai dari US$219 ribu, tamu dapat memilih tema perjalanan seperti New World Icons, Ancient Explorer, atau International Intrigue. 

Rutenya mencakup Bora Bora, Kepulauan Galapagos, Petra, hingga Serengeti di Tanzania.

Di setiap pemberhentian, pengalaman dirancang personal, dari safari privat hingga lokakarya bela diri pedang di Tokyo bersama ahlinya.

5. Wisata Luar Angkasa

Ketika bumi terasa terlalu biasa, horizon terakhir adalah langit gelap tanpa batas. Wisata luar angkasa kini menjadi simbol puncak kemewahan modern.

Blue Origin menawarkan Penerbangan Suborbital 11 menit untuk merasakan tanpa gravitasi di garis Karman. 

Virgin Galactic memberi pengalaman terbang sekitar 90 menit, sementara SpaceX Crew Dragon memungkinkan wisatawan mengorbit bumi selama beberapa hari.

Kapasitasnya terbatas hanya tujuh tamu, dengan biaya mencapai US$55 juta. 

Dari jendela kapsul, para pelancong menyaksikan planet biru menggantung sunyi di kehampaan, pemandangan yang mungkin menjadi pengalaman paling eksklusif di dunia.***

Sumber: Euronews

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!