Minim Kemenangan, 2 Klub Liga Inggris Terdegradasi Lebih Awal ke Championship
Sabtu, 25 April 2026 | 16:30
Penulis: Arif S

Sumber: Antara
Musim panjang Liga Inggris 2025/2026 berakhir pahit bagi Burnley dan Wolverhampton Wanderers. Dua klub itu dipastikan terdegradasi ke EFL Championship musim depan setelah gagal mengejar poin aman meski kompetisi masih menyisakan beberapa pertandingan.
Bagi Burnley, nasib mereka resmi terkunci setelah kalah 0-1 dari Manchester City di Stadion Turf Moor, Kamis dini hari WIB. Satu gol Erling Haaland menjadi pukulan terakhir yang menutup peluang bertahan di kasta tertinggi.
Hasil itu membuat Burnley tertahan di posisi ke-19 Klasemen sementara dengan 20 poin dari 34 pertandingan. Dengan empat laga tersisa, mereka tak lagi mampu mengejar West Ham United di posisi ke-17 yang telah mengoleksi 33 poin dan masih menyimpan satu pertandingan.
BACA JUGA
Gol Erling Haaland Bawa Manchester City ke Puncak Liga Inggris, Gusur Arsenal
Jelang Lawan Burnley, Manchester City Kehilangan Rodri dan Dias
Manchester City Tekuk Newcastle, Arsenal Makin Terancam
Manajer Burnley Scott Parker mengakui timnya sudah memberikan seluruh kemampuan, tetapi kualitas skuad belum cukup untuk bersaing di Premier League.
"Tim sudah memberikan semuanya. Namun memang kualitas kami tidak cukup untuk bersaing di liga ini," ujar Parker, dikutip dari laman klub.
Ia tak menutupi rasa kecewa atas hasil akhir musim yang berujung degradasi.
"Tirai itu sudah tertutup. Kami gagal dan sudah mendatangkan kekecewaan. Kami menghadapi banyak kesulitan dan tidak bisa bertahan," kata Parker.
Parker meminta timnya segera melakukan evaluasi demi bangkit pada musim depan.
"Kami harus belajar dari kesalahan," kata Parker.
Burnley baru promosi ke Liga Inggris pada awal musim ini. Namun mereka hanya mampu mencatat empat kemenangan dari 34 laga, delapan Hasil Imbang, dan 22 kekalahan, dengan kebobolan 68 gol.
Senasib dengan Burnley, Wolverhampton Wanderers juga harus menerima kenyataan pahit turun kasta. Kepastian itu setelah West Ham United bermain imbang 0-0 melawan Crystal Palace, hasil yang membuat Wolves tak mungkin lagi keluar dari zona merah.
Wolves baru mengumpulkan 17 poin dan maksimal hanya bisa finis di posisi ke-18. Sepanjang musim, mereka hanya mencatat tiga kemenangan, delapan seri, dan 22 kekalahan.
Meski terdegradasi, manajemen Wolves mencoba menatap masa depan dengan optimisme.
Interim Executive Chairman Nathan Shi menegaskan fokus klub, membangun kekuatan baru untuk kembali ke Liga Inggris.
"Jelas kami harus meningkatkan kualitas. Fokus kami adalah memperkuat tim, membangun momentum dan membentuk skuad yang dapat dipercaya suporter," kata Nathan Shi.
Shi juga meminta seluruh elemen klub menjadikan degradasi sebagai titik balik untuk bangkit lebih kuat. Namun ia tak menampik hasil ini sangat mengecewakan.
"Anda (suporter) pantas mendapatkan yang lebih baik. Selama ini kami sama sekali tidak pernah memandang sebelah mata dukungan, loyalitas dan kesabaran anda. Mulai sekarang, kami akan berupaya memberikan anda sebuah tim yang benar-benar bisa dibanggakan," kata Shi.
Burnley dan Wolves kini memasuki fase baru, menata ulang skuad, memperbaiki kesalahan, dan mencari jalan pulang ke Premier League.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!