Misi Merah Putih di Sanya: Indonesia Kirim 22 Atlet Terbaik ke Asian Beach Games 2026
Rabu, 22 April 2026 | 10:35
Penulis: Rojes Saragih

Sumber: Aloysius Lewokeda / Antara
Jakarta – Kontingen Indonesia resmi memulai perjuangannya di ajang Olahraga pantai terbesar di Asia, Asian Beach Games 2026. Sebanyak 22 atlet putra dan putri terbaik bangsa telah tiba di Sanya, Provinsi Hainan, China, untuk bersaing dalam pesta Olahraga yang berlangsung mulai 22 hingga 30 April 2026.
Indonesia turun di tiga cabang Olahraga (cabor) unggulan yang diproyeksikan mampu menyumbang Medali, yakni Bola Basket 3x3 (8 atlet), Voli Pantai (6 atlet), dan Panjat Tebing (8 atlet).
Kombinasi Senior-Junior dan Kekuatan Olimpiade
Strategi pengiriman atlet kali ini mengandalkan kombinasi ANTARA pengalaman pemain senior dan semangat talenta muda. Di cabang bola basket 3x3, nama-nama besar seperti Ebrahim Lopez Enguio dan Kimberley Pierre-Louis akan membimbing para pemain muda potensial seperti Halmaheranno Aprianto dan Angelica Jennifer Candra.
BACA JUGA
Dari Tradisi 1950-an ke Sport Tourism Modern, Pacuan Kuda Ambal Jadi Magnet Wisata
Mandalika, Jakarta, Danau Toba: Surga Sports Tourism Nusantara
Sports Tourism, Mesin Baru Pariwisata Indonesia, dari Mandalika hingga Stadion Bersejarah
Sementara itu, cabang panjat tebing menjadi sorotan utama menyusul kehadiran Atlet Olimpiade sekaligus peraih emas speed climbing putri Kejuaraan Asia 2026, Desak Made Rita Kusuma Dewi. Kehadiran Desak diharapkan menjadi pendongkrak motivasi bagi bintang muda lainnya seperti Kadek Adi Asih untuk mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi.
Tantangan Medan dan Persaingan Asia
Asian Beach Games 2026 di Sanya ini diikuti oleh lebih dari 40 negara anggota Dewan Olimpiade Asia (OCA). Selain menghadapi lawan tangguh seperti tuan rumah China dan Jepang, para Atlet Indonesia juga harus beradaptasi dengan kelembapan tinggi serta kondisi angin di pesisir Hainan yang cukup menantang. Tim medis dan ofisial telah menyiapkan program pemulihan cepat (recovery) agar fisik atlet tetap prima di tengah Jadwal Pertandingan yang padat serta cuaca tropis China yang dinamis.
Persiapan Matang dan Seleksi Ketat
Chef de Mission (CdM) Indonesia, Krisna Bayu, menegaskan bahwa seluruh atlet yang dikirim telah melalui proses seleksi yang sangat ketat sesuai mekanisme prestasi dan dukungan anggaran yang tersedia.
"Kami berharap para atlet, baik yang sudah berpengalaman maupun yang muda, dapat tampil maksimal. Target kita adalah membuat bendera Merah Putih berkibar dan lagu Indonesia Raya berkumandang di panggung Asia," ujar Krisna Bayu dikutip ANTARA, 22/4/2026.

Sumber: ITSME

Sumber: ITSME











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!