ID EN

Indonesia Sikat Aljazair 5-0 di Piala Thomas, Ginting Manfaatkan Waktu Rehat untuk Evaluasi

Sabtu, 25 April 2026 | 13:04

Penulis: Arif S

Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting
Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting di Piala Thomas 2026.
Sumber: PBSI

Anthony Sinisuka Ginting mengawali penampilannya di Piala Thomas 2026 dengan kemenangan. Pebulu tangkis Tunggal Putra Indonesia itu membantu tim Merah Putih mengalahkan Aljazair 5-0 pada laga pembuka Grup D di Forum Horsens, Denmark, Sabtu dini hari WIB.

Turun di partai ketiga, Ginting memastikan kemenangan Indonesia setelah menundukkan Mohammed Abdelaziz Ouchefoun dua gim langsung 21-8, 21-6. Laga berjalan sepihak, dengan Ginting mengontrol tempo sejak awal hingga akhir.

Bagi Ginting, kemenangan besar bukan alasan untuk berpuas diri. Ia menatap hari rehat sebagai momen penting untuk mengevaluasi detail permainannya sebelum laga berikutnya.

"Besok ada kesempatan buat latihan saat rehat, jadi apa yang dialami atau dirasakan waktu match hari ini akan coba saya ulang lagi dalam latihan," ujar Ginting dalam keterangan resmi PP PBSI setelah laga.

Ginting ingin menggunakan jeda satu hari di tengah jadwal padat turnamen beregu ini untuk mengulang kembali situasi pertandingan melalui latihan dan visualisasi.

Menurut Ginting, proses evaluasi melalui visualisasi pertandingan menjadi cara efektif untuk mempelajari setiap momen di lapangan secara lebih rinci. 

Dari pergerakan kaki, pemilihan pukulan, hingga respons dalam tekanan, semuanya ingin ia telaah ulang.

Piala Thomas 2026 juga menandai perubahan peran bagi Ginting. Setelah empat edisi sejak 2018 selalu menjadi tunggal pertama Indonesia, kali ini pemain berusia 29 tahun itu turun sebagai tunggal ketiga.

Meski demikian, Ginting mengaku tidak terbebani dengan perubahan posisi tersebut. Baginya, tanggung jawab membawa poin tetap sama, hanya tekanan dan situasi pertandingan bisa berbeda.

"Menjadi tunggal ketiga ya tidak jauh berbeda dengan tunggal pertama, hanya mungkin susunan saja yang bikin kadang kondisinya dan tekanannya berbeda," katanya.

Sikap fleksibel itu menjadi aset penting bagi Indonesia. Dalam format beregu, kemampuan beradaptasi dengan urutan pertandingan kerap menjadi pembeda saat menghadapi lawan kuat.

Ginting berharap performanya terus stabil dan dapat kembali menyumbang poin pada laga-laga selanjutnya. Indonesia masih memiliki dua pertandingan penting di fase grup.

“Semoga ke depannya di match-match berikutnya juga terus bisa menyumbangkan poin buat Indonesia,” harapnya.

Kemenangan telak atas Aljazair membuat Indonesia sementara memimpin Grup D. Jonatan Christie membuka keunggulan dengan menundukkan Adel Hamek 21-8, 21-6, Alwi Farhan menggandakan skor setelah mengalahkan Mohamed Abderrahime Belarbi 21-8, 21-7.

Setelah Ginting mengunci kemenangan, sektor ganda menyempurnakan hasil. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menang 21-14, 21-8, sebelum Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menutup pesta poin lewat kemenangan 21-4, 21-7.

Ujian berikutnya menanti pada 26 April saat Indonesia menghadapi Thailand, sebelum menutup fase grup melawan Prancis pada 28 April. Thailand membuka turnamen dengan kemenangan 4-1 atas Prancis.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!