ID EN

Rekomendasi Akhir Pekan Jakarta: Jazz Goes to Campus hingga Pameran Wisata Seru 

Sabtu, 25 April 2026 | 11:50

Penulis: Arif S

Penampilan The Mystical Kecak Dance di Taman Mini Indonesia Indah
Arsip - Penampilan The Mystical Kecak Dance di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.
Sumber: Antara Foto/Fakhri Hermansyah

Menjelang penghujung April, Jakarta kembali menunjukkan dirinya sebagai kota yang tak pernah benar-benar diam. Di balik ritme lalu lintas dan gedung-gedung tinggi, ibu kota menawarkan akhir pekan penuh warna, mulai dari denting jazz di pusat seni legendaris, pameran sastra, hingga aroma petualangan laut dan alam bebas di ruang konvensi modern.

Bagi warga ibu kota yang masih mencari alasan untuk keluar rumah, rekomendasi dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta bisa menjadi peta kecil menuju pengalaman baru. Lima acara ini menyuguhkan spektrum lengkap Jakarta: urban, kreatif, tradisional, dan penuh energi.

1. Jazz di Jantung Kota: Jazz Goes to Campus - The City Series

Saat malam turun di Jakarta Pusat, Taman Ismail Marzuki akan berubah menjadi ruang pertemuan bunyi dan gagasan. 

Jazz Goes to Campus (JGTC) menghadirkan “The City Series”, sebuah konsep yang memadukan pertunjukan musik dengan ruang diskusi.

Acara ini tidak hanya menyajikan jazz sebagai hiburan, tetapi juga sebagai bahasa lintas generasi. Sebuah upaya membawa musik yang kerap dianggap eksklusif menjadi lebih dekat dengan dinamika kota dan Generasi Muda.

Digelar Sabtu, 25 April 2026 pukul 18.30 WIB di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, acara ini dapat dinikmati tanpa biaya masuk.

2. Menyusuri Jejak Sastra Indonesia: Pameran Majalah Horison

Masih di kawasan TIM, para pencinta sastra dapat beralih ke Galeri Balai Sastra PDS HB Jassin. Di sana, pameran bertema “Yang Terbit, Yang Tenggelam: 60 Tahun Majalah Horison” membuka lembaran penting sejarah sastra Indonesia.

Majalah Horison pernah menjadi rumah bagi banyak nama besar sastra nasional. Dalam pameran ini, pengunjung dapat melihat cerpen, puisi, lebih dari 30 ilustrasi dari periode 1966 hingga 1990, serta arsip foto yang memperlihatkan eratnya hubungan dunia sastra dengan ekosistem seni di TIM.

Pameran berlangsung Sabtu, 25 April 2026 pukul 09.00–22.00 WIB dan gratis untuk umum.

3. Kecak di Bawah Langit Jakarta

Tak perlu terbang ke Bali untuk merasakan magis tarian Kecak. Pada Minggu malam, 26 April 2026, Amfiteater Panggung Budaya di Taman Mini Indonesia Indah akan menghadirkan “The Mystical Kecak Dance”.

Puluhan suara “cak” yang bergema serempak berpadu dengan cahaya malam menciptakan pengalaman yang memikat. 

Pertunjukan ini menjadi bukti bahwa tradisi Nusantara bisa hadir kuat di tengah lanskap metropolitan Jakarta.

Acara dimulai pukul 19.30 WIB dengan tiket masuk kawasan TMII.

4. Batik sebagai Kisah Perjalanan: Metamorfosa

Di Menara Kompas, Jakarta Pusat, batik tampil bukan sekadar kain, melainkan narasi budaya yang terus berubah. Pameran Batik “Metamorfosa” menampilkan akulturasi batik peranakan dari Jakarta, Cirebon, Pekalongan, hingga Lasem.

Setiap motif membawa jejak pertemuan budaya, perdagangan, dan sejarah panjang pesisir Nusantara. Meski beragam, semuanya terhubung oleh satu benang merah: keterbukaan terhadap pengaruh luar.

Pameran berlangsung hingga 5 Mei 2026 di Bentara Budaya Art Gallery lantai 8 dan dapat dikunjungi gratis pukul 10.00–17.00 WIB.

5. Menjelajah Laut dan Alam Bebas di DXI 2026

Bagi jiwa petualang, Hall B Jakarta International Convention Center menawarkan pintu menuju dunia bawah laut dan Gaya Hidup outdoor. Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2026 hadir dengan tema #DAREtoXPLORE: Waves of Collaboration.

Pameran ini menjadi tempat bertemu para penyelam, pencinta Wisata Bahari, pendaki, hingga pemula yang ingin mencoba aktivitas baru di alam terbuka. Dari destinasi diving hingga perlengkapan outdoor terbaru, semuanya terkumpul di satu ruang.

DXI berlangsung 23–26 April 2026 pukul 10.00–21.00 WIB dengan tiket Rp50.000.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!