Bukan Sekadar Naik Kereta Api, Ini Cara Baru Menikmati Liburan di Jawa Timur
Jumat, 31 Oktober 2025 | 12:00
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/HO-Humas
Bayangkan duduk di gerbong kereta yang melaju perlahan melewati sawah hijau, gunung tinggi, hingga kota-kota bersejarah. Bukan sekadar perjalanan dari satu stasiun ke stasiun lain, tapi petualangan yang membawamu “keliling dunia tanpa paspor”.
Itulah semangat baru yang dihadirkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun) lewat program wisata bertajuk Rail Tour Jawa Timur.
Program ini menjadi gebrakan segar dari KAI bersama 12 pemerintah daerah di Jawa Timur untuk menghubungkan wisata dan transportasi dalam satu pengalaman yang menyenangkan.
BACA JUGA
Olahraga dan Pariwisata Berpadu, Banyuwangi Buktikan Sport Tourism Bisa Dongkrak Ekonomi
10 Kereta Masa Depan: Ketika Perjalanan Supercepat Menjadi Pengalaman Wisata Baru
Perjalanan Lintas Benua Terlama di Dunia, Menikmati Pesona Eropa dan Asia dari Jendela Kereta
Wisata Naik Kereta: Lebih dari Sekadar Perjalanan
Menurut VP Daop 7 Madiun, Suharjono, program Rail Tour Jawa Timur merupakan langkah strategis kolaborasi antara KAI dan pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata (Dispar) serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di wilayah kerja Daop 7.
Daftar daerah yang terlibat cukup Panjang mulai dari Magetan, Ngawi, Madiun, Nganjuk, Jombang, Kediri, Tulungagung, hingga Blitar.
"PT KAI hadir sebagai penyedia akses transportasi massal yang aman, efisien, dan terintegrasi, sekaligus sebagai mitra yang memungkinkan penyampaian informasi wisata daerah kepada audiens nasional," ujar Suharjono.
Lewat kampanye bertajuk “Keliling Dunia Tanpa Paspor Bersama Kereta Api”, KAI ingin menjadikan perjalanan dengan kereta sebagai bagian integral dari pengalaman wisata itu sendiri, bukan sekadar alat transportasi.
"Melalui program ini, Kami ingin kereta api bukan hanya menjadi moda transportasi, tetapi juga bagian integral dari pengalaman berwisata itu sendiri," katanya.
Empat Pilar Seru Rail Tour Jawa Timur
Program ini tidak sekadar promosi, tapi didesain matang lewat empat pilar kolaborasi utama:
1. Promosi Digital Terintegrasi
KAI, Dispar, dan Kominfo akan menyebarkan konten wisata dan paket perjalanan secara sinkron di berbagai platform digital agar promosi lebih kuat dan menarik.
2. Event dan Wisata Tematik
Mulai dari wisata edukasi, budaya, hingga festival kuliner, Rail Tour ingin menciptakan pengalaman yang tematik dan penuh cerita di setiap kota tujuan.
3. Branding Stasiun sebagai Gerbang Wisata
Setiap stasiun akan dipoles dengan ikon dan instalasi visual khas kota agar wisatawan langsung merasakan atmosfer destinasi sejak mereka turun dari kereta.
4. Layanan Transportasi dan Pemandu Wisata
Nantinya akan ada dukungan shuttle atau bus dari stasiun menuju destinasi wisata, serta kehadiran pemandu wisata daerah untuk memperkuat pelayanan dan citra wisata Jawa Timur.
Program Rail Tour Jawa Timur melalui kampanye Keliling Dunia Tanpa Paspor Bersama Kereta Api tersebut diharapkan menjadi model kolaborasi wisata lintas wilayah berbasis transportasi publik yang dapat dicontoh secara nasional," kata Suharjono.
Sinergi untuk Ekonomi dan Wisata Daerah
KAI percaya wisata berbasis transportasi publik bisa menjadi solusi cerdas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah secara berkelanjutan.
Lewat Rail Tour, wisatawan tak hanya menikmati keindahan destinasi, tapi juga berkontribusi langsung pada ekonomi lokal, dari kuliner di sekitar stasiun, penginapan kecil, hingga UMKM daerah.
"Melalui kolaborasi tersebut juga akan membuka ruang sinergisitas untuk meningkatkan dampak ekonomi wisata daerah serta memperluas layanan publik transportasi secara bersama," kata Suharjono.
Menjelajahi Jawa Timur Tanpa Ribet
Dengan program Rail Tour Jawa Timur, menjelajahi keindahan provinsi kini semakin mudah dan seru. Cukup naik kereta, nikmati pemandangan, dan biarkan perjalanan menjadi bagian dari liburan.
Karena di era baru ini, wisata tak selalu soal tujuan tapi juga tentang perjalanan yang ditempuh.(Antara)










