ID EN

KA Pangandaran Jadi Pilihan Liburan, Tren Wisata Rel Kian Populer

Rabu, 15 April 2026 | 12:18

Penulis: Arif S

Kereta Api Indonesia
Arsip - Kereta api jarak jauh.
Sumber: Humas KAI

Perjalanan Wisata ke selatan Jawa Barat kini menemukan momentumnya lewat jalur kereta api.  Tidak hanya bebas macet, perjalanan ini menawarkan pengalaman visual berlapis sejak awal keberangkatan.

Tanpa kebisingan klakson dan kepadatan jalan raya, perjalanan dimulai dalam ritme lebih tenang. Duduk, diam, dan membiarkan lanskap berganti di balik jendela. 

KA Pangandaran relasi Gambir-Banjar (PP) bukan sekadar moda transportasi, melainkan solusi praktis bagi mereka yang ingin liburan tanpa menguras energi bahkan sebelum tiba di tujuan.

Fenomena ini tercermin dari data terbaru dari PT Kereta Api Indonesia (Persero). Selama periode Januari - Maret 2026, jumlah pengguna KA Pangandaran mencapai 97.306 orang, naik 21,23 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya 80.265 orang.

Dari perspektif pengalaman, perjalanan yang ditawarkan tidak sekadar perpindahan geografis. 

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menekankan lintasan kereta menghadirkan bentang alam, didominasi pegunungan, lembah hijau, serta elemen air seperti sungai dan air terjun di sepanjang jalur Purwakarta hingga Banjar.

"Bagi yang masih bingung minggu depan mau berwisata ke mana, KA Pangandaran bisa jadi jawabannya. Perjalanan menuju Banjar ini sangat eksotis, sebuah pembuka yang sempurna sebelum benar-benar sampai dan mengeksplorasi deretan pantai indah di Pangandaran," ujar Anne.

Setelah tiba di Banjar, konektivitas menuju Pangandaran membuka akses ke beragam destinasi unggulan. 

Kawasan ini menawarkan spektrum wisata mulai dari rekreasi pantai di Pantai Pangandaran, aktivitas selancar di Pantai Batu Karas, hingga petualangan menyusuri aliran sungai di Green Canyon Pangandaran.

Selain Wisata Petualangan, opsi rekreasi keluarga juga tersedia melalui Aquarium Indonesia Pangandaran, menghadirkan pendekatan edukatif dalam mengenalkan keanekaragaman biota laut kepada pengunjung dari berbagai usia.

Menutup hari, kawasan Pantai Madasari menawarkan pengalaman kuliner berbasis hasil laut segar, di mana wisatawan dapat menikmati hidangan seperti lobster bakar sambil menyaksikan panorama matahari terbenam di garis cakrawala.

"Keunggulan naik kereta api adalah wisatawan bisa tiba di lokasi dengan kondisi tubuh yang tetap segar. Tenaga tidak habis di jalan karena macet, sehingga agenda menikmati kuliner laut atau bertualang di pantai-pantai Pangandaran bisa dilakukan dengan lebih maksimal," tambah Anne.

Dari sisi ekonomi, peningkatan arus wisatawan berdampak langsung pada sektor lokal, termasuk pelaku UMKM, tingkat hunian akomodasi, serta jasa pemandu wisata yang mengalami pertumbuhan seiring konsistensi kunjungan.

Sebagai operator, PT Kereta Api Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendukung konektivitas dan pengembangan pariwisata melalui layanan yang mengedepankan ketepatan waktu serta kenyamanan perjalanan.

"KAI senang bisa menjadi bagian dari Rencana Liburan masyarakat. Kami terus berkolaborasi dengan banyak pihak agar perjalanan kereta api tetap jadi pilihan utama yang seru, nyaman, dan pastinya memberikan manfaat untuk kemajuan pariwisata Indonesia," tutup Anne.