ID EN

Dominasi Berlanjut, Spanyol Masih Menjadi Momok Bagi Prancis

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:00

Penulis: Arif S

Pemain Timnas Spanyol Mikel Oyarzabal
Dokumentasi - Pemain Timnas Spanyol Mikel Oyarzabal.
Sumber: Antara/UEFA

Spanyol kembali menjadi momok menakutkan bagi Prancis di panggung sepak bola internasional. La Furia Roja memastikan satu tempat di final Piala Dunia 2026 usai menaklukkan Les Bleus dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga semifinal di AT&T Stadium, Arlington, Texas, Rabu dini hari WIB. 

Hasil itu mengakhiri penantian panjang Spanyol untuk kembali bermain di partai puncak Piala Dunia setelah 16 tahun. Kini, La Roja tinggal menunggu pemenang semifinal lainnya antara Inggris dan Argentina untuk memperebutkan trofi paling bergengsi di dunia.

Lebih dari sekadar tiket menuju final, kemenangan ini semakin menegaskan dominasi Spanyol atas Prancis dalam beberapa tahun terakhir. La Roja sukses memperpanjang tren positif dengan selalu menang dalam tiga pertemuan terakhir melawan Les Bleus di berbagai ajang internasional.

Laga di Arlington menjadi pertemuan kedua negara di putaran final Piala Dunia. Sebelumnya, mereka bertemu pada babak 16 besar Piala Dunia 2006 ketika Prancis keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1 berkat dua gol pada 10 menit terakhir pertandingan.

Namun, peta persaingan berubah drastis dalam beberapa tahun terakhir. Dari 10 pertemuan terakhir di semua kompetisi sebelum laga semifinal Piala Dunia 2026, Spanyol lebih dominan dengan meraih tujuh kemenangan, satu hasil imbang, dan hanya dua kali kalah dari Prancis.

Dominasi itu semakin terlihat dalam dua pertemuan sebelum semifinal Piala Dunia 2026. La Roja lebih dulu menyingkirkan Prancis dengan kemenangan 2-1 pada semifinal Euro 2024, lalu kembali mengalahkan Les Bleus dalam duel sengit 5-4 di semifinal UEFA Nations League tahun lalu.

Sebaliknya, kekalahan ini menghentikan laju impresif Prancis yang sebelumnya tampil nyaris sempurna di Piala Dunia 2026. Tim besutan Didier Deschamps datang ke semifinal dengan catatan enam kemenangan beruntun sejak fase grup.

Dalam perjalanan menuju semifinal, Les Bleus sukses menaklukkan Senegal, Irak, Norwegia, Swedia, Paraguay, hingga Maroko. Bahkan sebelum menghadapi Spanyol, Prancis hanya dua kali kebobolan sepanjang turnamen.

Namun, ketangguhan pertahanan Prancis akhirnya runtuh saat menghadapi permainan cepat dan efektif Spanyol. Oyarzabal membuka keunggulan sebelum Porro memastikan kemenangan yang sekaligus mengakhiri rekor kemenangan beruntun Les Bleus.

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente tak mampu menyembunyikan rasa bangganya setelah timnya menembus final Piala Dunia. Menurutnya, kemenangan atas salah satu tim terbaik dunia menjadi bukti kualitas para pemainnya.

"Para pemain ini layak mendapatkan segalanya, hari demi hari mereka telah menunjukkan komitmen, solidaritas, kemurahan hati, dan bakat mereka. Mereka membuat hal yang sulit tampak mudah," ujar De La Fuente.

Pernyataan De La Fuente menggambarkan konsistensi yang diperlihatkan skuad La Roja sepanjang turnamen. Perpaduan pemain muda dan senior menghadirkan keseimbangan permainan.

Kini, Spanyol hanya tinggal selangkah lagi untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia setelah terakhir kali melakukannya pada 2010.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!