ID EN

Bek Inggris Tak Sabar Hadapi Lionel Messi, Sebut Momen Sekali Seumur Hidup

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:00

Penulis: Arif S

Penyerang Timnas Sepak Bola Argentina Lionel Messi
Penyerang Timnas Sepak Bola Argentina Lionel Messi.
Sumber: Antara/X/FifaWorldCup

Timnas Inggris bersiap menghadapi tantangan terbesar mereka di Piala Dunia 2026 saat berjumpa juara bertahan Argentina pada laga semifinal. Namun bagi bek kiri muda The Three Lions, Nico O'Reilly, pertandingan itu memiliki makna jauh lebih besar daripada sekadar perebutan tiket menuju final.

Pemain Manchester City itu mengaku kesempatan menghadapi Lionel Messi merupakan momen yang mungkin hanya datang sekali sepanjang kariernya. Karena itu, ia ingin menikmati sekaligus menjadikan laga tersebut sebagai pengalaman berharga.

"Ini kesempatan yang mungkin hanya datang sekali seumur hidup. Messi sudah berada di penghujung kariernya. Bagi saya pribadi, dia adalah pemain terbaik yang pernah menginjakkan kaki di lapangan sepak bola. Saya sudah tidak sabar menghadapi tantangan ini," ujar O'Reilly kepada BBC, Selasa.

Laga semifinal akan berlangsung di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Kamis dini hari WIB. Pemenangnya akan melangkah ke partai final Piala Dunia 2026.

O'Reilly Berpotensi Berhadapan Langsung dengan Messi

Jika kembali dipercaya mengisi posisi bek kiri, O'Reilly berpeluang mendapat tugas berat. Ia diprediksi menjadi pemain yang paling sering berduel langsung dengan Messi sebagai motor utama serangan Argentina.

Pertandingan nanti juga diperkirakan menjadi pertemuan pertama Messi melawan timnas Inggris sepanjang karier internasionalnya. Di usia 39 tahun, laga itu bisa menjadi kesempatan terakhir kapten Argentina itu menghadapi The Three Lions.

Bagi O'Reilly, duel melawan Argentina juga akan menjadi pengalaman perdana melawan Messi. Selama membela Manchester City, ia belum pernah berjumpa dengan peraih delapan Ballon d'Or tersebut di level klub.

Messi Masih Tajam di Usia 39 Tahun

Argentina melangkah ke semifinal setelah menyingkirkan Swiss dengan skor 3-1. Sementara Inggris memastikan tempat di empat besar usai mengalahkan Norwegia 2-1.

Performa Messi sepanjang turnamen menjadi alasan utama mengapa Inggris harus memberikan perhatian khusus. Sang megabintang membuka Piala Dunia 2026 dengan mencetak hattrick saat Argentina menaklukkan Aljazair 3-0.

Setelah itu, Messi terus menjaga ketajamannya dengan menambah lima gol pada pertandingan berikutnya.

Hingga semifinal, pemain berusia 39 tahun tersebut telah mengoleksi delapan gol sama dengan torehan penyerang Prancis, Kylian Mbappe.

Tak hanya itu, Messi kini juga mengukuhkan diri sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah putaran final Piala Dunia dengan koleksi 21 gol.***



Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!