Norwegia vs Inggris: Three Lions Lebih Dijagokan ke Semifinal Piala Dunia 2026
Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:00
Penulis: Arif S

Sumber: X/FIFAWorldCup
Norwegia dan Inggris akan saling berhadapan dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Miami, Amerika Serikat, Sabtu dini hari WIB. Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit karena kekuatan kedua berimbang.
Namun, Inggris sedikit lebih diunggulkan untuk melaju ke semifinal. Dari 25.000 simulasi Opta, Three Lions memiliki peluang lolos 62,3 persen, sedangkan peluang Norwegia 37,7 persen.
Sebelum babak perempat final dimulai, Prancis memiliki peluang lolos terbesar ke semifinal dengan 73,9 persen saat menghadapi Maroko. Disusul Spanyol dengan peluang 69,8 persen melawan Belgia dan Argentina dengan 69,4 persen ketika menghadapi Swiss.
BACA JUGA
Piala Dunia 2026: Bukan karena Wabah Penyakit, Ini Alasan Norwegia Pindah Hotel
Harry Kane Jadi Pahlawan, Inggris Comeback Kalahkan RD Kongo
Inggris vs RD Kongo Prediksi Opta: Peluang Menang The Three Lions 73,9 Persen
Peluang Inggris paling kecil di antara para favorit, menandakan duel melawan Norwegia diperkirakan jauh lebih ketat.
Bagi Norwegia, pencapaian menembus perempat final merupakan sejarah baru. Ini menjadi kali pertama mereka mencapai delapan besar turnamen besar sepanjang sejarah sepak bola negara tersebut.
Kepercayaan diri tim asuhan Ståle Solbakken meningkat setelah menyingkirkan Brasil, negara tersukses dalam sejarah Piala Dunia. Kemenangan itu membuktikan Norwegia bukan sekadar kejutan, melainkan pesaing serius.
Norwegia hanya sekali menelan kekalahan, saat menghadapi Prancis di laga terakhir fase grup setelah melakukan rotasi besar dengan mengganti 10 pemain inti.
Andaikan menang atas Prancis, Norwegia sebenarnya berpeluang menjadi juara Grup I. Namun keputusan Solbakken mengistirahatkan pemain utama dan finis sebagai runner-up justru memberi keuntungan karena skuadnya lebih segar saat mengalahkan Pantai Gading dan Brasil di fase gugur.
Satu hal menonjol dari perjalanan Norwegia adalah produktivitas mereka. Dalam lima pertandingan, mereka mencetak 12 gol dan kebobolan sembilan kali. Sejak Jerman Barat pada Piala Dunia 1954, belum ada lagi tim mampu mencetak dan sekaligus kebobolan minimal 10 gol sebelum mencapai semifinal.
Di sisi lain, perjalanan Inggris memang tidak selalu meyakinkan. Namun kemenangan dramatis atas Meksiko di Stadion Azteca pada babak 16 besar menunjukkan skuad Thomas Tuchel memiliki kombinasi kualitas, mental bertanding, serta keberuntungan.
Pengalaman juga menjadi modal penting Inggris. Mereka telah 11 kali mencapai perempat final Piala Dunia. Mereka hanya kalah dari Brasil dan Jerman yang sama-sama mencatatkan 14 penampilan di perempat final.
Meski demikian, catatan Inggris di babak delapan besar kurang menggembirakan. Inggris hanya mampu memenangkan tiga dari 10 pertandingan perempat final Piala Dunia sebelumnya dan kebobolan dua gol atau lebih dalam tujuh pertandingan.
Haaland Jadi Ancaman Terbesar Inggris
Tantangan terbesar Inggris adalah menghentikan ketajaman Erling Haaland. Striker Manchester City itu bermain luar biasa di Piala Dunia 2026. Haaland selalu mencetak gol dalam empat pertandingan pertamanya dan sudah mengoleksi tujuh gol hanya dari 18 tembakan.
Pencapaian itu menjadikannya pemain pertama sejak James Rodríguez pada Piala Dunia 2014 yang selalu mencetak gol dalam empat laga awal turnamen. Sementara untuk pemain Eropa, pencapaian serupa terakhir dilakukan Gerd Müller bersama Jerman pada edisi 1970.
Empat dari tujuh gol Haaland menjadi gol penentu kemenangan Norwegia. Sepanjang sejarah Piala Dunia, hanya kalah dari Grzegorz Lato (Polandia, 1974) dan Salvatore Schillaci (Italia, 1990).
Rekor internasional Haaland juga semakin mengesankan. Ia telah mencetak 62 gol dalam 54 penampilan bersama Norwegia.
Hebatnya lagi, produktivitas itu bukan berasal dari laga persahabatan. Haaland selalu mencetak gol dalam 14 pertandingan kompetitif beruntun bersama timnas Norwegia dengan total 27 gol.
Kiper Inggris Jordan Pickford tentu memahami ancaman itu. Dalam pertemuan mereka di Liga Inggris, Pickford sudah kebobolan tujuh gol dari 10 tembakan tepat sasaran Haaland.
Inggris Andalkan Kane dan Bellingham
Meski harus menghadapi Haaland, Inggris memiliki senjata mematikan. Harry Kane saat ini berada di posisi kedua daftar top skor Piala Dunia 2026 dengan enam gol, hanya terpaut dua gol dari Haaland. Torehan itu menyamai koleksi golnya pada Piala Dunia 2018.
Sepanjang sejarah Inggris, hanya Gary Lineker yang pernah mencetak enam gol dalam satu edisi Piala Dunia, pada edisi 1986.
Kane sangat tajam di fase gugur. Ia telah mencetak 11 gol dari 12 pertandingan knock-out pada turnamen besar internasional.
Selain Kane, Jude Bellingham juga bermain luar biasa. Dengan tambahan dua gol ke gawang Meksiko, gelandang Real Madrid itu kini telah mengoleksi empat gol, jumlah terbanyak yang pernah dicetak gelandang Inggris dalam satu edisi Piala Dunia.
Rekor Pertemuan Norwegia vs Inggris
Norwegia dan Inggris sudah bertemu 12 kali di semua kompetisi. Pertemuan terakhir terjadi pada laga persahabatan September 2014 yang dimenangkan Inggris dengan skor 1-0.
Secara keseluruhan, Norwegia hanya mampu meraih dua kemenangan dari 12 pertemuan. Bahkan mereka gagal mencetak gol dalam empat pertemuan terakhir melawan Inggris.
Namun, Inggris memiliki catatan kurang baik saat menghadapi sesama tim Eropa di fase gugur Piala Dunia. Mereka tersingkir dalam lima dari enam pertandingan terakhir melawan wakil Eropa, termasuk kalah 1-2 dari Prancis pada perempat final Piala Dunia 2022.
Sementara itu, Norwegia belum pernah menang dalam enam pertandingan Piala Dunia melawan sesama negara Eropa dengan catatan dua hasil imbang dan empat kekalahan. Mereka bahkan selalu kalah dalam dua laga fase gugur sebelumnya melawan Italia pada 1938 dan 1998.
Prediksi Opta
Berdasarkan simulasi Opta Supercomputer, Inggris tetap menjadi favorit. Peluang The Three menang dalam waktu normal 50,4 persen dari 25.000 simulasi pertandingan.
Sementara peluang Norwegia menang dalam 90 menit berada di angka 25,1 persen, sedangkan hasil imbang 24,6 persen.
Jika memperhitungkan kemungkinan perpanjangan waktu maupun adu penalti, peluang Inggris melangkah ke semifinal meningkat menjadi 62,3 persen, sedangkan Norwegia 37,7 persen.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!