Jannik Sinner Pertahankan Gelar Wimbledon 2026, Taklukkan Zverev dalam Empat Set
Senin, 13 Juli 2026 | 10:00
Penulis: Respaty Gilang

Sumber: Antara/Burak Akbulut - Anadolu Agency
Petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner, kembali membuktikan dominasinya di lapangan rumput setelah sukses mempertahankan gelar Wimbledon 2026. Bintang asal Italia itu mengalahkan Alexander Zverev dalam laga final yang berlangsung sengit dengan skor 6-7(7), 7-6(2), 6-3, 6-4, Senin, 13 Juli 2026, WIB.
Kemenangan tersebut menempatkan Sinner sebagai petenis ke-10 di era Open yang mampu mempertahankan gelar tunggal putra Wimbledon. Gelar ini juga menjadi trofi Grand Slam kelima sepanjang kariernya sekaligus yang pertama pada musim 2026.
"Kami berdua memulai pertandingan dengan sangat baik. Saya dan tim melakukan persiapan sebaik mungkin, jadi saya berterima kasih kepada seluruh tim atas dukungan yang luar biasa," kata Sinner saat seremoni penyerahan trofi, dikutip dari ATP.
BACA JUGA
Deretan Bintang Tenis Dunia Siap Bertarung di Wimbledon 2026, Djokovic Kejar Rekor Federer
Penantian Berakhir: Alexander Zverev Segel Gelar Grand Slam Pertama di Roland Garros
Juara di Roma, Jannik Sinner Pilih Istirahat Sebelum French Open 2026
"Ini kembali menjadi final yang hebat dan saya sangat senang bisa menang serta menampilkan permainan dengan level yang tinggi,"
Sinner harus bekerja keras setelah kehilangan set pertama melalui tie-break. Namun, petenis berusia 24 tahun itu mampu bangkit dengan meningkatkan intensitas permainan pada set kedua sebelum akhirnya menguasai jalannya pertandingan.
Ia berhasil merebut masing-masing satu break pada set ketiga dan keempat untuk memastikan kemenangan setelah bertarung selama tiga jam 46 menit.
Di sepanjang pertandingan, Zverev tampil agresif dengan mencatatkan persentase servis pertama mencapai 76 persen. Meski demikian, Sinner menunjukkan ketenangan luar biasa dari area baseline, mampu bertahan dengan disiplin, serta memanfaatkan peluang break pada momen-momen penting.
Statistik pertandingan juga memperlihatkan performa impresif Sinner. Ia berhasil menggagalkan satu-satunya break point yang dihadapi serta membukukan 58 winner sebelum mengunci kemenangan melalui match point pertamanya.
Hasil tersebut membuat Sinner kini mengoleksi lima gelar dari tujuh final Grand Slam yang pernah dijalaninya.
Keberhasilan mempertahankan trofi Wimbledon sekaligus memastikan Sinner tetap kokoh di peringkat pertama dunia. Ia unggul 4.970 poin atas Alexander Zverev yang dipastikan naik ke posisi kedua dunia dalam pembaruan ranking ATP.
Trofi Wimbledon 2026 juga menjadi gelar keenam yang diraih Sinner sepanjang musim ini setelah sebelumnya menuntaskan Career Golden Masters lewat keberhasilannya menjuarai ATP Masters 1000 Roma pada Mei lalu.
Sementara itu, Alexander Zverev harus kembali menunda impian meraih gelar Wimbledon pertamanya. Meski gagal menjadi juara, petenis Jerman berusia 29 tahun itu mencatat pencapaian terbaiknya di turnamen ini dengan menembus final untuk pertama kalinya setelah sebelumnya tak pernah melewati babak keempat dalam sembilan penampilan.
"Selamat kepada Jannik. Dia kembali menunjukkan mengapa dia adalah pemain terbaik di dunia," ujar Zverev.
"Kepada tim saya, kita menjalani dua bulan yang luar biasa meski kalah di final ini. Kami datang ke Wimbledon tanpa pernah mencapai perempat final dan kini berhasil mencapai final. Untuk pertama kalinya saya benar-benar percaya bisa memenangi trofi ini suatu hari nanti."











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!