ID EN

Liburan ke Korsel Makin Hemat, Wisatawan Indonesia Bebas Biaya Pengajuan Visa Grup

Jumat, 3 Juli 2026 | 17:30

Penulis: Arif S

Pantai Gwangalli di Busan, Korea Selatan
Pantai Gwangalli di Busan, Korea Selatan.
Sumber: Envato

Pemerintah Korea Selatan memperpanjang kebijakan pembebasan biaya pengajuan visa wisata grup hingga 31 Desember 2026. Ini menjadi kabar menggembirakan bagi wisatawan Indonesia yang berencana menikmati liburan ke Negeri Ginseng.

Dilansir Korea Herald, Kementerian Kehakiman Korea Selatan mengumumkan kebijakan itu diperpanjang sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan sektor pariwisata internasional. 

Indonesia termasuk satu dari enam negara yang mendapat fasilitas. Selain Indonesia, pembebasan biaya pengajuan visa wisata grup juga berlaku bagi Kamboja, China, India, Filipina, dan Vietnam.

Melalui kebijakan ini, wisatawan yang bepergian dalam rombongan tidak lagi dikenakan biaya pengajuan visa sebesar US$15 atau sekitar Rp255 ribu dengan asumsi kurs Rp17.000 per dolar Amerika Serikat. 

Program ini semula dijadwalkan berakhir pada akhir Juni 2026, tetapi kini diperpanjang selama enam bulan hingga penghujung tahun.

Perpanjangan kebijakan ini didorong meningkatnya minat wisatawan rombongan dari kawasan Asia, terutama China dan negara Asia Tenggara.

Data Kementerian Kehakiman Korea Selatan menunjukkan lebih dari 790.000 wisatawan memasuki negara tersebut menggunakan visa wisata grup sepanjang 2025. Jumlah itu meningkat 39 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan juga terlihat dari negara asal wisatawan. Jumlah wisatawan rombongan asal China naik 48 persen dibandingkan 2024, sementara Vietnam mencatat pertumbuhan lima persen.

India bahkan menjadi pasar dengan pertumbuhan paling tinggi. Jumlah wisatawan grup dari negara tersebut melonjak lebih dari dua kali lipat, dari 573 orang pada 2024 menjadi 1.120 orang pada 2025.

Menurut Kementerian Kehakiman Korea Selatan, pembebasan biaya visa menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan kunjungan wisatawan asing. 

Selain itu, membaiknya hubungan diplomatik serta semakin populernya budaya Korea atau Hallyu turut memperkuat daya tarik Korea Selatan sebagai destinasi wisata internasional.***



Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!