ID EN

Inggris vs RD Kongo Prediksi Opta: Peluang Menang The Three Lions 73,9 Persen

Rabu, 1 Juli 2026 | 17:00

Penulis: Arif S

Kapten Timnas Inggris Harry Kane
Kapten Timnas Inggris Harry Kane.
Sumber: Antara/X/FifaWorldCup

Timnas Inggris memasuki babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan status unggulan saat menghadapi RD Kongo di Atlanta Stadium, Rabu. Berdasarkan simulasi superkomputer Opta sebanyak 25.000 kali, The Three Lions memiliki peluang kemenangan 73,9 persen dalam waktu normal.

Meski datang sebagai favorit kerena lolos sebagai juara Grup L, perjalanan Inggris di fase grup belum sepenuhnya meyakinkan.

Pada laga terakhir penyisihan grup, Inggris memang mengalahkan Panama 2-0. Namun kemenangan itu baru tercipta setelah Jude Bellingham memecah kebuntuan lewat situasi sepak pojok sebelum Harry Kane menggandakan keunggulan lima menit kemudian.

Sebelumnya, Inggris hanya bermain imbang tanpa gol melawan Ghana. Meski menguasai bola hingga 78,9 persen, mereka gagal mengubah dominasi menjadi kemenangan. Sepanjang fase grup, tidak ada tim lain yang menguasai bola sebanyak itu dalam satu pertandingan tetapi gagal meraih tiga poin.

Di bawah asuhan Tuchel, Inggris sebenarnya tampil konsisten. Mereka belum terkalahkan dalam 11 pertandingan kompetitif dengan catatan 10 kemenangan dan satu hasil imbang. Rekor tersebut hanya kalah dari awal kepelatihan Ron Greenwood dan Roy Hodgson bersama The Three Lions.

Di kubu lawan, RD Kongo datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencetak sejarah lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya. Mereka memastikan tiket ke babak 32 besar lewat kemenangan 3-1 atas Uzbekistan setelah sempat tertinggal hampir satu jam pertandingan.

Penyerang Yoane Wissa menjadi motor serangan RD Kongo. Ia telah mencetak tiga dari empat gol negaranya di Piala Dunia 2026, sebuah torehan yang menyamai jumlah golnya sepanjang musim 2025-2026 bersama Newcastle United. Di turnamen ini, rata-rata Wissa mencetak satu gol setiap 90 menit, jauh lebih tajam dibandingkan catatannya di level klub.

Pelatih Sébastien Desabre juga masih mempertimbangkan komposisi lini depan. Ia harus memilih apakah tetap mempercayai Cédric Bakambu sebagai starter atau memberikan kesempatan kepada Fiston Mayele yang tampil impresif sebagai pemain pengganti saat menghadapi Uzbekistan.

Sementara itu, Harry Kane kembali menjadi andalan Inggris. Kapten The Three Lions sudah mengoleksi tiga gol pada fase grup dan kini menjadi pencetak gol terbanyak Inggris sepanjang sejarah Piala Dunia putra. 

Jika kembali mencetak gol ke gawang RD Kongo, Kane akan menyamai rekor Geoff Hurst dengan empat gol di fase gugur Piala Dunia. Hanya Gary Lineker yang masih berada di atas mereka dengan enam gol.

Selain Kane, gelandang Elliot Anderson juga tampil menonjol sepanjang turnamen. Ia memimpin skuad Inggris dalam jumlah umpan menembus lini pertahanan lawan (30), penguasaan bola yang direbut kembali (20), serta memenangkan duel (24). Hanya Pedro Vite dari Ekuador yang mampu mencatatkan minimal 20 dalam ketiga kategori tersebut selama fase grup.

Inggris juga diperkirakan kembali diperkuat Declan Rice setelah sempat diistirahatkan karena masalah betis saat menghadapi Panama. Namun Thomas Tuchel kemungkinan kehilangan Jarell Quansah akibat cedera pergelangan kaki, sementara Reece James masih belum pulih sehingga posisi bek kanan berpotensi ditempati Djed Spence atau Ezri Konsa.

Laga ini akan menjadi pertemuan pertama sepanjang sejarah antara Inggris dan RD Kongo. Sebelumnya, Inggris hanya sekali menghadapi dua wakil Afrika dalam satu edisi Piala Dunia, yaitu pada 1990 saat mengalahkan Mesir dan Kamerun. 

Di fase gugur, satu-satunya kemenangan Inggris atas tim Afrika terjadi ketika menundukkan Senegal 3-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2022.***



Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!