ID EN

Jannik Sinner Juara Madrid Open 2026, Pecahkan Rekor Masters 1000

Senin, 4 Mei 2026 | 10:06

Penulis: Respaty Gilang

Jannik Sinner
Jannik Sinner juara Madrid Open 2026.
Sumber: AntaraNews

Petenis nomor satu dunia Jannik Sinner kembali menunjukkan dominasinya di level ATP Masters 1000 setelah menjuarai Mutua Madrid Open 2026. Sinner sukses mengalahkan Alexander Zverev di partai final dengan skor telak 6-1, 6-2 di Stadion Manolo Santana, Minggu, 3 Mei 2026.

Kemenangan tersebut membuat petenis asal Italia itu mencatat sejarah sebagai petenis putra pertama yang mampu memenangkan lima turnamen Masters 1000 secara beruntun.

"Saya pikir ada banyak kerja keras di baliknya," kata Sinner, ketika ditanya apa arti kemenangan lima gelar Masters 1000 berturut-turut baginya.

"Banyak dedikasi dan pengorbanan yang saya berikan setiap hari. Jelas, ini sangat berarti bagi saya, melihat hasil ini. Pada titik tertentu, hasil akan menurun, yang merupakan hal normal," sambungnya.

Performa Sinner sepanjang turnamen tampil luar biasa. Dalam lima gelar Masters 1000 terakhir yang diraihnya, termasuk Paris, Indian Wells, Miami, Monte-Carlo, dan Madrid, ia hanya kehilangan dua set.

Tak hanya itu, Sinner juga tampil sempurna saat menghadapi Zverev di final. Ia tidak memberikan satu pun break point kepada lawannya dan memperpanjang rekor kemenangan head to head menjadi sembilan kemenangan beruntun atas petenis Jerman tersebut.

"Saya sangat senang karena saya terus percaya pada diri sendiri. Saya hadir setiap hari, di setiap sesi latihan, mencoba melakukan pekerjaan yang tepat dengan disiplin yang tepat," ujar Sinner.

"Untuk melakukan itu, Anda perlu memiliki tim yang tepat di belakang Anda, dan saya memilikinya. Saya sangat senang dengan diri saya sendiri, tetapi juga dengan tim, dan ini sangat berarti bagi kita semua."

Sebelum turnamen dimulai, Zverev datang ke Madrid dengan ambisi meraih gelar ketiganya di ajang ini. Jika berhasil, ia akan menyamai catatan Legenda Tenis seperti Rafael Nadal, Novak Djokovic, dan Roger Federer yang pernah mendominasi turnamen tersebut.

Namun di final, Sinner tampil terlalu superior. Petenis berusia 24 tahun itu mampu mengonversi seluruh break point yang didapatnya dan memenangkan 93 persen poin dari servis pertamanya.

Sejak awal pertandingan, Sinner langsung menekan permainan Zverev. Ia bahkan unggul 5-0 di set pertama setelah lawannya kesulitan menemukan ritme permainan.

"Saya memulai pertandingan dengan sangat baik, langsung melakukan break," kata Sinner tentang kemenangan yang diraihnya hanya dalam waktu 58 menit.

"Dia tidak bermain tenis terbaiknya hari ini, jadi saya hanya mencoba untuk bermain menyerang dan saya sangat senang dengan level permainan saya."

"Luar biasa bisa memenangi gelar lain seperti ini, itu sangat berarti bagi saya. Ini adalah turnamen yang luar biasa lagi."

Dominasi Sinner terus berlanjut di set kedua. Setelah kembali mematahkan servis Zverev untuk unggul 2-1, ia semakin sulit dihentikan. Break tambahan pada gim ketujuh memastikan kemenangan telak sebelum akhirnya menutup laga dengan servis sempurna tanpa kehilangan poin.

Kini, Sinner telah memenangkan delapan dari sembilan turnamen Masters 1000 yang ada. Satu-satunya gelar yang belum berhasil diraihnya adalah Internazionali BNL d'Italia di Roma.

Kesempatan untuk menyempurnakan Career Golden Masters pun terbuka lebar bagi Sinner di turnamen yang akan berlangsung pekan depan di tanah kelahirannya. Jika berhasil, ia akan menyamai pencapaian Novak Djokovic sebagai petenis yang mampu menjuarai seluruh turnamen Masters 1000.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!