Ismed Sofyan Nyaris Gabung Sriwijaya FC Pada 2013, Pilih Setia Bersama Persija Karena Nasihat Sang Ibu
Minggu, 3 Mei 2026 | 17:00
Penulis: Respaty Gilang

Sumber: Itsme
Loyalitas Ismed Sofyan bersama Persija Jakarta tak perlu diragukan lagi. Legenda hidup Macan Kemayoran itu mengungkap fakta mengejutkan bahwa dirinya sempat berada di ambang kepindahan dari klub yang telah dibelanya selama bertahun-tahun.
Momen tersebut terjadi pada 2013, saat Persija Jakarta menghadapi krisis finansial yang cukup berat. Situasi sulit di internal klub membuat sejumlah pemain memilih hengkang demi mendapatkan kepastian karier dan finansial yang lebih baik.
Di tengah kondisi tersebut, Ismed Sofyan mendapat tawaran menggiurkan dari Sriwijaya FC. Tawaran itu bahkan nyaris membuat bek kanan senior tersebut benar-benar meninggalkan Persija.
BACA JUGA
Ismed Sofyan Buka-Bukaan: Dijitak Suporter Lawan Hingga Trauma Rantis Baracuda di Laga Persija vs Persib
Van Basty Puas Meski Tipis, Persija Tempel Ketat Papan Atas
Ricky Nelson Soroti Adaptasi Mauro Zijlstra dan Shayne Shayne di Persija
Dalam pengakuannya, Ismed menyebut proses kepindahannya saat itu sudah berjalan sangat jauh. Ia mengaku telah mencapai kesepakatan secara lisan dengan pihak Sriwijaya FC.
"Godaan banyak, dari tim-tim luar Jakarta banyak, tapi yang paling serius itu di tahun 2013, digoda oleh Sriwijaya FC," ungkap Ismed Sofyan saat menjadi bintang tamu di Podcast Itsme.
Ismed bahkan sudah berpamitan kepada pengurus klub dan suporter Persija. Ia juga sempat melakukan siaran perpisahan melalui radio komunitas The Jakmania sebagai tanda salam perpisahan kepada para pendukung setia Macan Kemayoran.
Keseriusan Sriwijaya FC mendatangkan Ismed juga disebut sudah mencapai tahap akhir. Klub asal Palembang itu dikabarkan telah menyiapkan jersey atas nama dirinya dan memesan Tiket Pesawat untuk proses kepindahan.
"Lumayan besar (tawarannya), tapi ditolak setelah last minutes, secara lisan sudah deal," ungkapnya
Namun di tengah situasi tersebut, Ismed memilih meminta nasihat kepada sang ibu sebelum mengambil keputusan final terkait masa depannya. Dari percakapan itu, sang ibu memberikan pesan yang kemudian menjadi titik balik dalam perjalanan kariernya.
“Saya telepon ibu saya, saya ceritakan perihalnya. Akhirnya almarhumah ibu saya bilang, jangan takut dengan rejeki, rejeki gak pernah tertukar, kamu bertahan di Persija saja,” turur Ismed.
Selain itu, sang ibu juga mengingatkan bahwa Persija sudah seperti rumah kedua baginya. Setelah bertahun-tahun membela klub ibu kota, Ismed dianggap tidak perlu memulai adaptasi baru di tempat lain.
Nasihat tersebut akhirnya membuat Ismed membatalkan kepindahannya ke Sriwijaya FC. Di tengah ketidakpastian finansial yang dialami Persija saat itu, ia memilih tetap bertahan bersama klub yang telah membesarkan namanya.
Keputusan itu kemudian menjadi salah satu simbol loyalitas terbesar dalam Sepak Bola Indonesia. Kesetiaan Ismed Sofyan kepada Persija membuat namanya dikenang sebagai salah satu pemain paling loyal dalam Sejarah Klub maupun Sepak Bola nasional.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!