ID EN

China Raih Gelar ke-12 Piala Thomas, Prancis Gagal Cetak Sejarah

Senin, 4 Mei 2026 | 11:46

Penulis: Respaty Gilang

Pebulu tangkis tunggal putra China Shi Yu Qi
Pebulu tangkis tunggal putra China Shi Yu Qi.
Sumber: AntaraNews

Tim Bulu Tangkis China kembali menunjukkan dominasinya di ajang beregu putra dunia setelah sukses mempertahankan gelar juara Piala Thomas 2026. Pada laga final yang berlangsung di Forum Horsens, Denmark, Senin, 4 Mei 2026, WIB, China menaklukkan Prancis dengan skor 3-1.

Meski lebih diunggulkan, China harus bekerja keras menghadapi perlawanan sengit dari Prancis yang tampil impresif sepanjang turnamen dan berstatus sebagai kuda hitam.

Partai pertama langsung menghadirkan duel ketat saat Shi Yu Qi menghadapi Christo Popov. Pebulu tangkis nomor satu dunia itu dipaksa bermain rubber game sebelum akhirnya menang 21-16, 16-21, 21-17 dalam pertandingan berdurasi hampir satu setengah jam.

Shi tampil dominan pada gim pembuka lewat variasi serangan agresif yang membuat lawannya kesulitan berkembang. Namun, Christo Popov bangkit di gim kedua melalui permainan net yang efektif dan agresif.

Pada gim penentuan, Shi Yu Qi menunjukkan ketenangan dalam momen-momen krusial untuk membawa China unggul 1-0.

Prancis kemudian mampu menyamakan kedudukan pada partai kedua. Alex Lanier tampil impresif setelah mengalahkan Li Shi Feng dua gim langsung 21-13 dan 21-10.

Kemenangan tersebut menjadi yang pertama bagi Lanier atas Li Shi Feng sekaligus menjaga harapan Prancis untuk menciptakan kejutan di final.

Namun momentum itu gagal dimanfaatkan. Pada partai ketiga, Weng Hong Yang kembali membawa China unggul usai mengalahkan Toma Junior Popov dalam duel sengit 22-20, 20-22, 21-19 yang berlangsung selama 96 menit.

Toma sempat memberikan tekanan setelah menyamakan skor menjadi 18-18 di gim ketiga. Akan tetapi, Weng mampu tampil tenang pada poin-poin akhir untuk memastikan kemenangan penting bagi China.

Kepastian gelar juara akhirnya ditentukan pada partai Ganda Putra kedua. Pasangan He Ji Ting / Ren Xiang Yu tampil solid saat mengalahkan duet Eloi Adam / Leo Rossi dengan skor 21-13, 21-16.

Keberhasilan ini menjadi gelar ke-12 bagi China di ajang Piala Thomas dan semakin mendekatkan mereka dengan rekor milik Indonesia yang masih menjadi negara dengan koleksi gelar terbanyak, yakni 14 trofi.

Selain itu, keberhasilan tim putra China juga menjadi penghibur setelah tim putri mereka gagal mempertahankan gelar Piala Uber 2026 usai kalah dari Korea Selatan di partai final.

Sementara itu, meski gagal meraih gelar pertama mereka, penampilan Prancis sepanjang turnamen mendapat banyak sorotan positif. Performa mereka dinilai menjadi tanda kebangkitan kekuatan baru di dunia bulu tangkis, terutama di sektor tunggal putra yang sukses menyingkirkan sejumlah negara unggulan, termasuk Indonesia.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!