ID EN

Manchester City vs Arsenal: Pep Guardiola Optimistis Kembali Kalahkan Mikel Arteta

Sabtu, 18 April 2026 | 14:30

Penulis: Arif S

Manajer Manchester City, Josep Pep Guardiola
Manajer Manchester City, Pep Guardiola.
Sumber: Antara/Manchester City

Pep Guardiola mengirim pesan tegas jelang duel terbesar pekan ini di Liga Inggris. Manajer Manchester City yakin timnya mampu menaklukkan Arsenal saat dua kandidat juara bertemu di Stadion Etihad, Minggu 19 April malam WIB.

Pada laga pekan ke-33 ini, Manchester City berpeluang memangkas jarak dari Arsenal di puncak Klasemen sekaligus meningkatkan tekanan dalam perburuan gelar Musim 2025/2026.

Saat ini City menempati posisi kedua dengan 64 poin dari 31 pertandingan. Mereka tertinggal enam poin dari Arsenal di puncak klasemen dengan 70 poin, meski The Gunners telah memainkan satu laga lebih banyak.

Situasi itu membuat pertemuan di Etihad menjadi momentum krusial bagi juara bertahan. Kemenangan akan membuka kembali persaingan dan menempatkan tekanan besar pada tim asuhan Mikel Arteta di sisa musim.

City datang dengan modal performa solid. Pekan lalu mereka menghancurkan Chelsea 3-0, sekaligus memperpanjang rangkaian tiga kemenangan beruntun tanpa kebobolan.

Kepercayaan diri Guardiola juga ditopang hasil sebelumnya saat City menundukkan Arsenal 2-0 di final Carabao Cup

Menurut Guardiola, jika timnya tampil pada level terbaik, kemenangan kembali sangat mungkin diraih.

“Bila kami bermain seperti babak kedua di final Piala Carabao selama 95 menit dan mereka juga bermain seperti itu, kami akan menang. Mungkin tidak akan sepenuhnya sama karena Sepak Bola sulit diprediksi, tetapi laga ini akan lebih ketat dan itu yang kami inginkan,” ujar Guardiola dikutip dari The Guardian pada Jumat.

Meski optimistis, Guardiola memahami Arsenal tidak akan datang sebagai tim yang sama seperti saat kalah di final Carabao Cup. Ia meyakini Arteta telah menyiapkan respons taktis untuk membalas kekalahan tersebut.

Hubungan Guardiola dan Arteta yang pernah bekerja bersama di City membuat duel ini semakin menarik. Keduanya saling mengenal filosofi dan pendekatan masing-masing.

“Saya mengenal Mikel. Mereka akan menyesuaikan sesuatu dan kami harus siap menghadapinya. Pada akhirnya, ini sederhana: bagaimana pemain kami memenangkan duel individu dan bagaimana mereka melakukannya di lapangan,” kata Guardiola.

Bagi Arsenal, pertandingan ini adalah kesempatan menunjukkan, kesiapan mereka merebut mahkota Liga Inggris. Bagi City, ini adalah panggung untuk membuktikan, pengalaman juara masih menjadi senjata utama.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!