Indonesia Gagal Juara, Thailand Rebut Gelar ASEAN Futsal 2026
Senin, 13 April 2026 | 08:52
Penulis: Respaty Gilang

Sumber: AntaraNews
Timnas Futsal Indonesia harus mengubur mimpi mempertahankan gelar setelah kalah 1-2 dari Timnas futsal Thailand pada partai final Kejuaraan ASEAN Futsal 2026 di Nonthaburi Hall, Bangkok, Minggu, 12 April 2026.
Dalam laga tersebut, Indonesia sebenarnya sempat berada di atas angin lebih dulu lewat gol Andres Dwi Persada Putra. Namun Thailand mampu bangkit dan membalikkan keadaan melalui gol Itticha Praphaphan dan Panut Kittipanuwong, berdasarkan catatan AFF.
Kemenangan ini memperpanjang dominasi Thailand di ajang tersebut dengan koleksi 17 gelar juara, setelah sebelumnya sukses pada edisi 2001, 2003, 2005, 2006, 2007, 2008, 2009, 2012, 2013, 2014, 2015, 2016, 2017, 2018, 2019, dan 2022.
BACA JUGA
Target Realistis, Timnas Futsal Indonesia Incar Tiket Semifinal di Thailand
Hector Souto Tak Bebani Target Juara di ASEAN Futsal 2026, Fokus Performa Timnas Indonesia
Final ASEAN Futsal 2026: Indonesia Tak Gentar Hadapi Tuan Rumah Thailand
Di sisi lain, hasil ini membuat Indonesia gagal mempertahankan status juara bertahan usai pada edisi 2024 lalu berhasil keluar sebagai kampiun setelah mengalahkan Vietnam di partai final.
Sejak awal pertandingan, Indonesia tampil agresif dengan mengambil inisiatif serangan. Beberapa peluang berhasil diciptakan, namun belum mampu dikonversi menjadi gol.
Salah satu peluang emas datang dari Guntur Ariwibowo, tetapi tembakannya belum mampu menembus pertahanan Thailand.
Setelah sempat tertekan, Thailand perlahan menemukan ritme permainan dan mulai memberikan ancaman balik. Peluang sempat hadir melalui sepakan Muhammad Osamanmusa, namun masih melebar dari gawang Indonesia.
Indonesia akhirnya berhasil membuka keunggulan pada menit ke-17. Andres Dwi Persada Putra mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan umpan dari Adityas Priambudi Wibowo, mengubah skor menjadi 1-0.
Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Saat babak pertama hampir berakhir, Thailand mendapat hadiah penalti yang dieksekusi dengan baik oleh Itticha Praphaphan. Gol tersebut tercipta hanya dua detik sebelum turun minum dan membuat skor menjadi imbang 1-1.
Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan berlangsung lebih seimbang. Kedua tim bermain hati-hati dan belum menciptakan peluang yang benar-benar berbahaya di awal babak.
Thailand kemudian berhasil berbalik unggul pada menit ke-31. Panut Kittipanuwong mencetak gol lewat tembakan keras yang tak mampu dibendung Kiper Indonesia, sehingga skor berubah menjadi 2-1.
Indonesia mencoba merespons cepat. Peluang sempat didapat melalui Andarias Kareth, namun tendangannya masih bisa diamankan oleh kiper Thailand, Theerawat Kaewwilai.
Di sisa waktu pertandingan, Indonesia terus menekan untuk mencari gol penyama kedudukan, termasuk dengan menerapkan strategi power play. Meski begitu, hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Thailand tetap bertahan.










