Dari Tari Bali hingga Rendang, KJRI San Francisco Promosikan Wisata Indonesia
Kamis, 12 Maret 2026 | 18:00
Penulis: Arif S

Sumber: Envato
Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di San Francisco memperkenalkan kekayaan pariwisata, budaya, dan Kuliner Indonesia kepada sekitar 40 agen perjalanan dari kawasan San Francisco Bay Area.
Konsul Jenderal RI di San Francisco Yohpy Ichsan Wardana menekankan pentingnya kolaborasi dengan para pelaku industri wisata untuk memperkenalkan Destinasi Indonesia kepada wisatawan Amerika.
“Kami berharap pertemuan malam ini menjadi awal dari kemitraan yang lebih luas dan berkelanjutan dengan para profesional industri perjalanan di San Francisco Bay Area, sehingga semakin banyak Wisatawan Amerika Serikat yang dapat mengenal dan menjelajahi kekayaan Destinasi Indonesia,” ujar Yohpy.
BACA JUGA
Sate Bulayak, Menu Buka Puasa Legendaris di Lombok Barat yang Wajib Dicoba
Indonesia Promosikan Borobudur hingga Labuan Bajo di Asia Pacific New Year Celebration 2026
Kemenpar Promosikan Pariwisata Berkualitas Lewat Film Dokumenter Konservasi Penyu
Ia menambahkan kegiatan malam promosi tersebut dirancang sebagai ruang pertemuan hangat antara Indonesia dengan para pelaku industri perjalanan di Pantai Barat Amerika.
KJRI ingin memperkenalkan Indonesia bukan hanya sebagai tujuan wisata, tetapi Pengalaman Budaya yang hidup dan hangat.
Malam promosi itu dirancang sebagai perjalanan singkat menjelajahi Nusantara. Melalui pertunjukan seni, tayangan audiovisual, dan sajian kuliner, para undangan diajak merasakan keberagaman Budaya Indonesia.
Pertunjukan dibuka dengan Tari Kebyar Duduk dari Bali, menampilkan gerakan dinamis dan ekspresi kuat khas seni tari Pulau Dewata.
Setelah itu, panggung diwarnai Lenggang Nyai, tarian modern khas Betawi, memadukan keanggunan tradisi dengan nuansa urban Jakarta.
Para tamu juga disuguhi tayangan visual tentang Borobudur Lantern Festival yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Mei 2026.
Selain itu, video promosi juga memperkenalkan lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas Indonesia, yaitu Danau Toba, Candi Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.
Melalui tayangan tersebut, para agen perjalanan diperkenalkan dengan spektrum destinasi Indonesia secara luas, melampaui citra Bali yang selama ini telah lebih dulu dikenal wisatawan dunia.
Malam promosi ditutup dengan perjalanan rasa melalui Kuliner Nusantara. Hidangan utama yang menjadi sorotan adalah rendang autentik dari Sumatra Barat, sebagai salah satu hidangan terlezat di dunia.
Menu lain seperti ayam lado ijo, balado kentang ikan asin, dan gulai buncis rebung turut melengkapi pengalaman kuliner, menciptakan kesan perjalanan ke Indonesia bukan sekadar wisata, tetapi petualangan rasa dan budaya.










