ID EN

Indonesia Promosikan Borobudur hingga Labuan Bajo di Asia Pacific New Year Celebration 2026

Rabu, 4 Maret 2026 | 12:00

Penulis: Arif S

The Asia Pacific New Year Celebration 2026
Salah satu atraksi tari yang disajikan Indonesia dalam The Asia Pacific New Year Celebration 2026 di AS.
Sumber: Antara/HO KJRI San Francisco

Sedikitnya 47 negara kawasan Asia-Pasifik berpartisipasi dalam The Asia Pacific New Year Celebration 2026. Ajang ini dimanfaatkan Indonesia untuk mempromosikan destinasi pariwisata unggulan dalam satu pengalaman imersif.

Di bawah kubah luas Tacoma Dome ikonik di negara bagian Washington, denyut Asia-Pasifik berdetak dalam warna, bunyi, dan aroma, menghadirkan potret keberagaman budaya dalam satu perayaan.

Partisipasi Indonesia bukan sekadar sebagai peserta, melainkan sebagai narator yang memperkenalkan kisah-kisah Nusantara. 

Di hadapan lebih dari 15 ribu pengunjung, kebanyakan warga Amerika Serikat, Indonesia menampilkan seni dan tradisi, memadukan pertunjukan tari, kuliner tradisional, hingga  promosi destinasi pariwisata unggulan dalam satu pengalaman imersif.

Partisipasi Indonesia terwujud melalui kolaborasi Konsulat Jenderal Republik Indonesia San Francisco, Indonesian Cultural Association Tacoma, dan Seattle-Surabaya Sister City Association.

“Budaya bukan hanya sesuatu yang kita rawat di museum, tetapi juga untuk kita bagi melalui musik, gerak, cita rasa, cerita, dan perjumpaan langsung sebagai tetangga, sebagai teman, dan sebagai komunitas," ujar Konsul Jenderal RI San Francisco Yohpy Ichsan Wardana dalam siaran pers KJRI San Francisco, Rabu 4 Maret 2026.

Dari Bajigur Hangat hingga Lima Destinasi Prioritas

Di gerai kuliner, aroma wedang bajigur khas Jawa Barat mengepul di udara musim dingin Tacoma. Minuman hangat itu menjadi pengantar bagi pengunjung untuk menyelami atraksi tari Indang dan Baralek Gadang khas Sumatera Barat, serta Bajidor Kahot dari Jawa Barat. \

Di gerai pariwisata, KJRI San Francisco menggandeng Singapore Airlines dan Majestic Vacations untuk mempromosikan lima destinasi prioritas yaitu Borobudur, Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.

Lima nama itu dipresentasikan bukan hanya sebagai lokasi di peta, melainkan sebagai pengalaman. Menyaksikan matahari terbit di antara stupa Borobudur, menyusuri kaldera purba Danau Toba, menikmati garis pantai Mandalika, berlayar menuju gugusan pulau di Labuan Bajo, hingga menyelami pesona bahari Likupang.

"Di dunia yang terasa semakin terbelah, acara seperti ini sangat penting untuk membangun pemahaman, menumbuhkan kepercayaan, dan mengingatkan kita bahwa keberagaman bukanlah tantangan yang harus dikelola, melainkan kekuatan yang harus dirayakan," kata Yohpy.

Di penghujung acara, Indonesia dinobatkan sebagai tuan rumah perayaan Asia Pacific New Year Celebration ke-29 pada 2027. 

Penobatan ini menjadi tonggak penting bagi penguatan peran diaspora dan diplomasi Budaya Indonesia di kawasan barat Amerika Serikat.

Acara ini merupakan program unggulan dari Asia Pacific Cultural Center yang telah memasuki tahun penyelenggaraan ke-28. Ajang tahunan ini mempertemukan berbagai komunitas Asia-Pasifik dalam semangat persahabatan dan saling pengertian lintas budaya.