ID EN

David Raya Atau Gianluigi Donnarumma, Siapa Kiper Terbaik?

Kamis, 12 Februari 2026 | 16:26

Penulis: Arif S

Envato

Sumber: Ilustrasi - Siapa kiper terbaik di Liga Inggris?

Manchester City boleh percaya diri menatap perburuan gelar Liga Inggris musim ini. Di bawah mistar, mereka memiliki salah satu penjaga gawang terbaik dunia, Gianluigi Donnarumma.

Kiper asal Italia itu menjadi sorotan usai melakukan penyelamatan spektakuler untuk menggagalkan peluang Liverpool mencuri poin di Anfield, akhir pekan lalu. 

Momen tersebut tidak hanya mengamankan hasil krusial bagi City, tetapi juga mempertegas status Donnarumma sebagai fondasi penting dalam ambisi juara tim asuhan Pep Guardiola.

Saking luar biasanya penyelamatan itu, Guardiola bahkan terlihat menirukan gerakan refleks sang kiper di pinggir lapangan. Gestur spontan yang menggambarkan betapa krusialnya momen tersebut dalam laga berintensitas tinggi.

Perdebatan soal kualitas Donnarumma mengemuka di BBC Radio 5 Live dalam program Monday Night Club. Diskusi mencakup aspek footwork, distribusi bola, hingga ketenangan di bawah tekanan. 

Sejumlah panelis bahkan memberi Donnarumma keunggulan atas nama-nama besar lain di pos penjaga gawang.

Jurnalis The Observer, Rory Smith, menilai dalam laga dengan tekanan tinggi, Donnarumma adalah pilihan utama.

"Dalam pertandingan dengan tekanan sangat tinggi, Anda akan memilih Donnarumma atau David Raya? Anda akan memilih Donnarumma. Di Eropa mungkin satu-satunya yang anehnya sering terlewat adalah Thibaut Courtois.

"Saya pikir mungkin mereka berdua yang terbaik di dunia. Postur tubuh Donnarumma besar. Raya fantastis, tetapi Donnarumma terasa lebih meyakinkan bagi saya."

Pernyataan itu mempertegas, Donnarumma kini berada dalam percakapan elite penjaga gawang dunia, sejajar dengan Courtois dan Raya.

Mantan Kiper Manchester City, Shay Given juga menyoroti dampak besar kehadiran Donnarumma di Etihad.

"Saat dia tersedia di pasar transfer, itu adalah kesempatan yang terlalu bagus untuk dilewatkan.

"Usianya 26 tahun dan bisa berada di sana selama 10 tahun lagi.

"Penyelamatan di akhir pertandingan itu, banyak penjaga gawang akan kesulitan menahannya.

"Postur tubuhnya. Kehadiran yang tidak dimiliki beberapa penjaga gawang, dia memilikinya. Saya pikir Anda bisa melihat reaksi rekan-rekannya, mereka tidak mengira dia akan menyelamatkan itu.

"Kalau melihat ke seluruh liga, siapa yang lebih baik saat ini? Mungkin David Raya."

Di usia 26 tahun, Donnarumma memasuki masa emasnya sebagai penjaga gawang. Kombinasi tinggi badan, refleks cepat, dan ketenangan dalam laga besar membuatnya menjadi aset jangka panjang bagi Manchester City.

Jika perburuan gelar Premier League musim ini ditentukan momen-momen penting, penyelamatan di Anfield bisa dikenang sebagai salah satu titik balik. 

Selama Donnarumma berdiri di bawah mistar, City tahu mereka memiliki tembok terakhir yang mampu mengubah arah musim.