8 Tempat Makan Legendaris Indonesia yang Diakui Dunia Versi TasteAtlas
Senin, 25 Mei 2026 | 15:30
Penulis: Arif S

Sumber: Envato
Kuliner Indonesia kembali mencuri perhatian dunia internasional. Kekayaan rempah, cita rasa autentik, hingga pengalaman makan penuh cerita menjadikan makanan Nusantara mendapat tempat di hati para pencinta kuliner global.
Kali ini, TasteAtlas merilis daftar tempat makan tradisional terbaik di Indonesia berdasarkan penilaian kritikus kuliner dan pecinta makanan dari berbagai negara.
Hasilnya, sederet restoran legendaris dari bali hingga Yogyakarta masuk dalam daftar elite Kuliner Dunia.
BACA JUGA
Wisata Kuliner Arab Saudi: Hidangan Nasional hingga Kuliner Legendaris
Destinasi Rasa Halal, Potensi Kuliner Indonesia di Peta Global
10 Cara Traveler Cerdas Menikmati Kuliner Eropa dengan Budget Minim
Di posisi teratas ada Dapur Bali Mula di Desa Les, Buleleng, Bali dengan rating fantastis 4.9. Tempat makan ini dikenal sebagai pelestari kuliner kuno Bali yang masih mempertahankan teknik memasak tradisional menggunakan tungku kayu bakar.
Menu seperti Bebek Betutu, Lawar, hingga Pisang Goreng khas mereka menjadi favorit wisatawan lokal maupun mancanegara. Suasana pedesaan Bali yang tenang memberikan pengalaman makan semakin autentik.
Masih dari Bali, Raf Babi Krispi menempati posisi kedua dengan rating 4.9. Tempat makan ini terkenal dengan olahan daging babi renyah di luar namun tetap lembut di dalam.
Sate Babi dan Nasi Goreng spesial menjadi menu paling banyak direkomendasikan pengunjung. Tak sedikit Wisatawan Asing rela antre demi mencicipi sajian khas yang disebut sebagai “comfort food” terbaik di Bali.
Sementara itu, kawasan Ubud kembali menunjukkan reputasinya sebagai surga kuliner. Warung Rama menempati urutan ketiga dengan rating 4.9. Warung sederhana bergaya rumahan ini dikenal menyajikan makanan lokal dengan rasa hangat dan segar.
Menu seperti Nasi Goreng, Nasi Kuning, hingga Cap Cai menjadi andalan, dipuji TasteAtlas karena bumbunya yang meresap sempurna.
Dari Bali, perjalanan kuliner berlanjut ke Jakarta. 1945 Restaurant di Fairmont Jakarta menempati posisi keempat. Restoran fine dining ini meraih rating 4.7 berkat keberhasilannya memadukan cita rasa tradisional Indonesia dengan presentasi modern kelas dunia.
TasteAtlas menyebut Sayur Asem di restoran ini sebagai salah satu hidangan paling ikonik karena perpaduan rasa asam, manis, dan gurih yang seimbang.
Nama legendaris lainnya adalah Warung Mak Beng di peringkat kelima dengan rating 4.6. Berdiri sejak 1941, tempat makan ini terkenal karena mempertahankan menu sederhana berupa nasi putih, ikan goreng, sup kepala ikan, dan sambal khas yang sudah melegenda.
Kesederhanaan rasa menjadi kekuatan utama Mak Beng hingga dikenal wisatawan dari berbagai negara. Sambalnya disebut sebagai salah satu sambal paling ikonik.
Di kawasan Sayan, Bali, ada Warung Mek Juwel Nasi Campur Ayam yang berada di peringkat keenam dengan rating 4.6. Warung tersembunyi bernuansa pedesaan ini menawarkan Nasi Campur Bali lengkap dengan ayam betutu dan sambal matah segar.
Jakarta juga diwakili Lapo Marpadotbe di urutan ketujuh, menghadirkan masakan khas Batak dengan rasa autentik. Menu Arsik, Saksang, hingga Babi Panggang menjadi sajian yang paling banyak diburu pelanggan.
Menutup daftar delapan besar, ada Soto Kadipiro yang sudah berdiri sejak 1921. Soto ayam kampung dengan kuah bening gurih ini bahkan masuk daftar salah satu sup terbaik dunia versi TasteAtlas.
Daftar ini membuktikan kuliner Indonesia bukan hanya kaya rasa, tetapi juga memiliki cerita, tradisi, dan pengalaman yang membuat wisatawan selalu ingin kembali.
Dari warung sederhana hingga restoran mewah, semuanya memiliki satu kesamaan, rasa autentik yang sulit dilupakan.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!