Bogor - Keberhasilan Persib Bandung merengkuh hat-trick gelar juara musim ini diraih melalui perjuangan yang jauh lebih keras dibandingkan musim-musim sebelumnya. Pengamat Sepak Bola Erwin Fitriansyah menegaskan bahwa gelar ini sangat layak didapatkan di tengah persaingan ketat melawan tim-tim papan atas seperti Borneo dan Persija yang terus menekan hingga pekan-pekan krusial.
"Dibandingkan musim lalu saat Persib sudah juara di tiga laga tersisa, kali ini persaingan matematis terus berjalan. Persib pantas juara karena sukses mengatasi tekanan tersebut," tegas Erwin dalam bedah taktik sang juara bertahan.
Senada dengan hal itu, pengamat sepak bola Ronny "Bung Ropan" Pangemanan menyoroti mentalitas juara skuad asuhan pelatih Bojan Hodak sebagai kunci utama yang tak terbantahkan. Menurutnya, titik balik kebangkitan Persib terlihat nyata saat mereka sukses melakukan comeback sensasional setelah sempat tertinggal dari Dewa United dan Bhayangkara FC. Kepastian gelar ini pada akhirnya dikunci lewat Hasil Imbang 0-0 di laga pamungkas melawan Persijap Jepara, di mana Persib mendominasi serangan meski kerap digagalkan oleh penampilan gemilang kiper lawan.
BACA JUGA
Analisis Ropan: Aturan 7-9-11 PICU Peningkatan Kualitas Liga Super Indonesia
Persib Hattrick Juara: Nyanyian dan Teriakan Bobotoh Bergemuruh Tanpa Henti di GBLA
Rahasia Persib Hattrick Juara Super League, Bojan Hodak: Pertahanan Adalah Kunci!
Bedah taktik terkait kesuksesan racikan Bojan Hodak yang mampu menambal kepergian mantan mesin gol andalan ini mengemuka hangat dalam episode terbaru Podcast Itsme, 24/5/2026. Di tengah diskusi yang dipandu secara interaktif oleh host Gilang Respaty dan Yatna langsung dari studio ITSMe di kawasan Sentul, Bogor, kedua pengamat merumuskan pandangan yang sama terkait aktor utama di lapangan. Keduanya sepakat menunjuk dua nama sebagai pilar paling sentral musim ini: Thom Haye dan Barba.
Dalam perbincangan ini, Thom Haye diakui sebagai "otak" permainan yang secara brilian mendikte ritme lapangan tengah tanpa lelah selama 90 menit penuh. Sementara itu, Barba, bek tangguh asal Italia, dipuji habis-habisan karena tidak hanya kokoh menjaga area pertahanan, tetapi juga sangat produktif mencetak gol-gol penentu kemenangan layaknya seorang striker.
Menatap musim depan, tantangan sesungguhnya yang menanti manajemen Persib adalah pembuktian di pentas kompetisi Asia. Sebagai penutup diskusi di markas ITSMe tersebut, Erwin memberikan catatan tebal agar lini serang "Maung Bandung" segera dipertajam. Selain wajib memperpanjang kontrak Bojan Hodak dan para pemain kunci, Persib disarankan berani mendatangkan striker asing berdarah dingin yang ketajamannya selevel dengan masa keemasan David Da Silva, atau segera merekrut nama-nama besar yang kini santer dirumorkan ada opsi merapat, seperti Mariano Peralta hingga Aymen Hussein.










