ID EN

Siapa Partner Liburan Ideal? Jawaban Penelitian Ini Bikin Banyak Orang Terkejut

Sabtu, 6 Desember 2025 | 13:00

Penulis: Arif S

Teman Liburan Ideal
Ilustrasi - Liburan bisa sendirian atau bersama orang lain.
Sumber: Pixabay

Di banyak budaya, liburan identik dengan pulang kampung, menyatukan keluarga, atau menjelajahi tempat baru bersama orang terdekat. Namun, penelitian baru menunjukkan gambaran yang jauh lebih kompleks dan mengejutkan. Ternyata, perjalanan liburan ideal tidak selalu bersama keluarga. Pertanyaannya, jika bukan keluarga, lalu siapa?

Sebuah studi dari Universitas Edith Cowan (ECU) menelusuri seperti apa sebenarnya perjalanan sempurna. Penelitian itu bukan hanya membahas lokasi, durasi, atau aktivitas, tetapi terutama tentang satu variabel yang jarang dipertanyakan, dengan siapa kita menghabiskan liburan.

Kepala Pusat Penelitian Pariwisata Sekolah Bisnis dan Hukum ECU, Profesor Huang, menjelaskan riset ini berangkat dari fenomena sosial bernama “Dazi” di China, tren di mana anak muda mencari teman perjalanan di internet, sering kali orang asing dengan tujuan sama.

“Dengan hadirnya media sosial, akses terhadap teman perjalanan telah melampaui batas kekerabatan dan lingkaran sosial tradisional. Semakin banyak pelancong muda cenderung menjalin hubungan sementara dengan orang asing dengan tujuan perjalanan sama melalui komunitas perjalanan daring,” ujar Profesor Huang dikutip dari laman resmi ECU.

Penjelasan itu menyingkap satu hal penting, perjalanan ideal bisa sangat bergantung pada kualitas hubungan, bukan kedekatan biologis.

Bepergian Berdua Bukan Sekadar Lebih Aman Tapi Lebih Bermakna

Dalam temuannya, penelitian ECU menekankan, bepergian bersama seseorang akan menghasilkan pengalaman berkualitas. Interaksi, dukungan emosional, hingga rasa aman menjadi faktor krusial. 

Meski begitu, Profesor Huang mengingatkan kuncinya bukan asal ada orang, melainkan menemukan teman perjalanan yang cocok.

Teman yang cocok dapat mengurangi gesekan dan konflik. Dua hal ini sering muncul bahkan dalam keluarga paling rukun sekalipun. 

Perjalanan panjang, jadwal ketat, pilihan makan, hingga ritme bangun pagi dapat menguji karakter siapa pun.

Ciri Teman Perjalanan Ideal Menurut Penelitian

Profesor Huang menegaskan kecocokan karakter dan kebiasaan sangat penting. 

"Teman perjalanan dengan pengalaman luas dan teliti bisa dipilih. Sebab, dengan pengalamannya, lebih mungkin mengatasi rintangan di jalan dan bekerja sama secara efektif,” katanya.

Selain itu, menyesuaikan budget dan preferensi tujuan juga penting. Demikian pula dengan kebiasaan hidup mulai dari pola tidur, gaya makan, hingga ritme eksplorasi.

Keselarasan hal-hal kecil ini akan menciptakan perjalanan lebih lancar dengan interaksi ylebih positif dan berkualitas.

Teman Perjalanan Tidak Selalu Keluarga

Penelitian tersebut tidak mempromosikan “anti keluarga” melainkan menjelaskan dinamika kebutuhan personal. 

"Untuk mereka yang membutuhkan dukungan emosional, teman perjalanan terbaik adalah sesama jenis yang peka dan teliti, karena sifat-sifat itu mendorong interaksi harmonis dan pemahaman,” saran Profesor Huang.

Semenara untuk mereka yang mengutamakan kesederhanaan dan efektivitas, seperti perencanaan atau pemecahan masalah, pasangan lawan jenis bisa memberi perspektif dan keberagaman.

“Penelitian ini sama sekali tidak menyarankan Anda tidak bepergian dengan istri, atau bahkan mertua. Namun, sarannya adalah jika Anda bepergian dengan keluarga, pastikan menetapkan beberapa tujuan dan ekspektasi sebelum berkemas,” pungkasnya.

Dengan kata lain, perjalanan ideal bukan hanya tentang bersama siapa tetapi siapa yang paling selaras dengan tujuan dan kebutuhan selama liburan.***