ID EN

Tips Traveling Aman Saat Cuaca Ekstrem di Musim Liburan

Minggu, 7 Desember 2025 | 20:42

Penulis: Respaty Gilang

Ilustrasi cuaca ekstreem
Iluistrasi-Liburan di tengah cuaca ekstrem.
Sumber: Antaranews

Tidak ada yang lebih bikin waswas bagi para traveler selain cuaca yang tidak bisa diprediksi. Di Indonesia, memasuki akhir tahun 2025, situasinya semakin terasa nyata. Hujan deras hampir setiap hari, banjir muncul di berbagai kota, hingga kabar longsor dari sejumlah daerah membuat banyak orang harus berpikir dua kali sebelum bepergian.

Namun bagi Sebagian orang mungkin saja tak ingin melewatkan libur akhir tahun hanya dengan berdiam diri di rumah dan berencana untuk liburan ke luar kota. Tapi tahun 2025 ini membawa realita yang berat bagi banyak wilayah di Indonesia, terutama di Pulau Sumatra. Banjir bandang dan longsor telah mengguncang provinsi-provinsi seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, meninggalkan duka mendalam dan krisis kemanusiaan yang besar. 

Laporan terkini dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut bahwa korban meninggal akibat bencana tersebut telah mencapai 914 jiwa. Selain tragedi hilangnya nyawa, ribuan rumah rusak parah, puluhan ribu orang mengungsi, dan jalur transportasi serta akses logistik banyak yang terputus total. 

Sementara di beberapa daerah lain di Jawa, meskipun tidak separah Sumatra, kewaspadaan tetap harus dijaga. Ketidakpastian cuaca, peluang hujan lebat mendadak, dan potensi genangan membuat perjalanan liburan bisa berubah jadi pengalaman penuh risiko. Dalam situasi seperti ini, liburan memang bukan hal yang dilarang. Tapi kalau kamu tetap ingin bepergian entah untuk rekreasi, silaturahmi, atau sekadar kabur dari rutinitas penting banget buat punya persiapan ekstra supaya tetap aman dan nyaman.

Kalau kamu sudah memutuskan untuk traveling di akhir tahun, berikut adalah beberapa hal penting yang layak diperhatikan supaya tetap bisa waspada saat liburan

Tips Traveling Aman di Tengah Musim Bencana dan Cuaca Ekstrem

1. Pantau Info Cuaca dan Status Bencana Secara Rutin

Sebelum berangkat cek update dari BNPB, otoritas lokal, dan media resmi soal cuaca, potensi hujan lebat, banjir, atau longsor. Jika daerah tujuan atau jalur menuju ke sana masuk kategori rawan, pertimbangkan opsi lain atau tunda dulu perjalanan.

2. Hindari Daerah yang Sedang Terkena Bencana atau Rawan Longsor/Banjir

Kalau wilayah tujuan baru saja dilanda banjir, longsor, atau masih dalam proses evakuasi, lebih bijak untuk menunda dulu rencana liburan. Begitu pun kalau destinasi rawan banjir saat musim hujan.

3. Siapkan Perlengkapan Darurat dan Pelindung Diri

Bawa jas hujan, sepatu anti-air, dry bag atau plastik tahan air untuk dokumen/pakaian, powerbank, serta obat-obatan dasar. Kalau bepergian ke wilayah terpencil, jangan lupa senter, air minum, dan nomor kontak darurat lokal.

4. Pastikan Transportasi dan Akomodasi Fleksibel

Jalan bisa terganggu, cuaca bisa berubah cepat, jadi jangan terlalu kaku dengan jadwal. Pilih moda transportasi yang punya alternatif, dan jika perlu, book akomodasi fleksibel atau dengan kebijakan pembatalan (cancelation), supaya kamu bisa adaptasi dengan situasi.

5. tamakan Keselamatan Ketimbang Foto atau Konten Liburan

Godaan buat bikin konten Instagramable memang besar, tapi jangan sampai kamu nekat masuk area genangan, tepi sungai, atau jalur longsor cuma demi foto keren. Keselamatan jauh lebih penting.

6. Ikuti Arahan Otoritas Lokal dan Warga Sekitar

Kalau ada peringatan bahaya, evakuasi, penutupan jalan, taati. Hindari area terlarang atau yang sudah diberi akses tertutup. Inilah bentuk tanggung jawab kamu terhadap diri sendiri dan warga lokal.

7. Siapkan Dana dan Waktu Cadangan

Bencana atau cuaca ekstrem bisa bikin rencana berantakan, transportasi tertunda, penginapan penuh, atau bahkan evakuasi. Punya dana cadangan dan jadwal longgar bakal sangat membantu kalau terjadi perubahan mendadak.

8. Cek Kesehatan dan Hindari Risiko Lingkungan

Air banjir bisa membawa penyakit. Jadi usahakan minum air bersih, jaga kebersihan tangan, dan hindari kontak langsung dengan air banjir atau genangan, terutama jika ada luka terbuka atau kamu ke tempat terpencil.

9. Rencanakan Alternatif Destinasi atau Aktivitas Indoor

Kalau outdoor terlalu berisiko, cari opsi indoor, kafe cozy, museum, galeri seni, atau tempat wisata tertutup. Liburan nggak melulu soal pantai atau alam, kota dan aktivitas indoor juga bisa seru dan aman.