ID EN

Rekor Baru! Jeeno Tutup Musim 2025 dengan Pertahankan Gelar CME Group Tour Championship

Senin, 24 November 2025 | 15:01

Penulis: Respaty Gilang

Atthaya ‘Jeeno’ Thitikul.
Atthaya ‘Jeeno’ Thitikul.
Sumber: Antaranews

Pegolf nomor satu dunia versi Rolex Women’s World Golf Ranking, Atthaya “Jeeno” Thitikul, kembali menunjukkan kelasnya. Bintang muda Thailand itu menuntaskan musim 2025 dengan cara paling meyakinkan, menjuarai LPGA Tour CME Group Tour Championship untuk kali kedua beruntun di Tiburón Golf Club, Florida.

Meski sempat diganggu cedera pergelangan tangan kiri, Jeeno tampil solid sepanjang empat hari. Ia mencatatkan skor 67, 63, 64, dan 68, menutup turnamen dengan total 26-under-par 262 — unggul empat pukulan atas kompatriotnya, Pajaree Anannarukarn, yang membukukan 71-64-65-66. Di posisi ketiga ada pegolf Amerika sekaligus world number two, Nelly Korda, yang finis dengan 20-under 268.

Kemenangan ini menjadi gelar ketiga Jeeno musim 2025 dan sekaligus trofi LPGA ketujuh sepanjang kariernya. Cek kemenangan senilai US$4 juta membuatnya menjadi pegolf tercepat yang menyentuh total pendapatan US$17 juta di LPGA Tour. Menariknya, ini juga kali pertama pegolf 22 tahun tersebut membukukan tiga gelar dalam satu musim—melewati pencapaian musim rookie 2022 ketika ia meraih dua kemenangan.

Jeeno, yang pernah menjadi juara perdana Women’s Amateur Asia-Pacific pada 2018, menjadi pegolf Thailand kedua yang menjuarai CME Group Tour Championship setelah Ariya Jutanugarn pada 2017. Ia juga masuk daftar eksklusif pegolf yang mampu menjuarai turnamen penutup musim ini lebih dari sekali, menyamai prestasi Lydia Ko (2014, 2022) dan Ko Jin-young (2020, 2021).

Rekor Baru dan Penghargaan Prestisius

Kemenangan ini sekaligus memastikan dua penghargaan prestisius, Rolex Player of the Year 2025 dan trofi Vare untuk rata-rata skor terendah. Rata-rata 68.681 yang dicatatkan Jeeno menjadi rekor baru dalam satu musim LPGA, melewati catatan legendaris Annika Sorenstam (68.696) pada 2002.

Persaingan Player of the Year sebenarnya mengerucut pada dua nama, Jeeno dan Miyu Yamashita, Rookie of the Year 2025 asal Jepang. Yamashita membutuhkan kemenangan di CME Group Tour Championship untuk menyalip, namun hanya mampu finis di posisi T36.

Dengan gelar Player of the Year ini, Jeeno menjadi pegolf Thailand kedua yang meraihnya sejak penghargaan itu diperkenalkan pada 1966, mengikuti jejak Ariya Jutanugarn yang menang pada 2016 dan 2018.

“Saya merasa ini sebuah kehormatan. Trofi Vare dan Player of the Year selalu menjadi gambaran seberapa konsisten Anda sepanjang musim yang panjang. Saat memegang trofi itu, saya merinding karena di dalamnya ada begitu banyak sejarah golf dari para pemain sebelumnya,” kata Jeeno seperti dikutip dari apgc.online.

Musim 2025 menjadi panggung pembuktian, Jeeno bukan hanya pemain muda berbakat, ia kini menjadi kekuatan utama yang mendefinisikan era baru LPGA Tour.