ID EN

Diskon Tiket Pesawat Dongkrak Pariwisata Aceh, Libur Akhir Tahun Momentum Eksplorasi Tanah Rencong

Kamis, 20 November 2025 | 10:30

Penulis: Arif S

Halaman depan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh
Halaman depan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.
Sumber: Antara/M Ifdhal

Libur panjang akhir tahun 2025 bisa menjadi momentum terbaik bagi wisatawan untuk mengeksplorasi pesona Aceh. Kebijakan pemerintah yang memberikan diskon tiket pesawat hingga 14 persen disambut Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh (Disbudpar Aceh). Diskon ini diprediksi berdampak pada meningkatnya kunjungan wisata ke Tanah Rencong. 

Kepala Disbudpar Aceh, Dedi Yuswadi menyebut kebijakan potongan harga tiket pesawat sebagai angin segar bagi sektor pariwisata di Aceh.

“Kebijakan potongan harga tiket pesawat udara hingga 14 persen oleh pemerintah, menjadikan Aceh sebagai salah satu pilihan untuk berwisata bersama keluarga pada akhir tahun 2025,” ujarnya di Banda Aceh, Selasa 19 November 2025.

Menurutnya, salah satu kendala terbesar wisatawan selama ini adalah mahalnya tarif penerbangan rute Jakarta-Banda Aceh dan sebaliknya. 

Harga tiket sering kali membuat wisatawan harus berpikir dua kali sebelum terbang ke Aceh.

“Wisatawan yang akan berkunjung ke provinsi paling barat Indonesia sering kali harus menghitung secara detail biaya yang dikeluarkan jika menggunakan transportasi udara," ungkapnya.

Dengan adanya diskon, perhitungan tersebut akan jauh lebih ramah di kantong.

"Dengan pemotongan harga tiket yang akan diberikan pemerintah, kami optimistis jumlah pengguna transportasi udara dan kunjungan wisata ke Aceh akan meningkat,” imbuhnya.

Dorongan Baru untuk Menjelajahi Keindahan Aceh

Dedi Yuswadi optimistis harga tiket yang lebih terjangkau akan mendorong lebih banyak orang mengeksplorasi keindahan alam Aceh. 

Salah satu yang diprediksi akan ramai dikunjungi adalah Sabang dengan pantai jernih dan suasana tropis menenangkan.

Diskon tiket ini diharapkan bukan hanya meningkatkan jumlah wisatawan, tetapi juga memperkuat potensi pariwisata Aceh sebagai destinasi akhir tahun yang lengkap, mulai dari wisata alam, budaya, religi, hingga kuliner.

42 Agenda Wisata Besar Siap Menyambut Wisatawan

Daya tarik Aceh di akhir tahun 2025 tidak hanya datang dari turunnya harga tiket. Disbudpar Aceh telah menyiapkan rangkaian besar acara wisata dan budaya melalui program “Khazanah Piasan Nanggroe 2025”.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disbudpar Aceh, Akmal Fajar, mengatakan tahun 2025 akan ada 42 agenda wisata, budaya, dan ekonomi kreatif yang tersebar di seluruh kabupaten/kota.

“Beragam festival budaya, pertunjukan seni dan kegiatan ekonomi kreatif dihadirkan secara kolaboratif guna menarik minat wisatawan dan memberikan pengalaman khas Aceh yang berkesan,” tambahnya.

Festival budaya di dataran tinggi Gayo, pertunjukan seni di pesisir, hingga event ekonomi kreatif di pusat kota Banda Aceh, semuanya dipersiapkan untuk memberikan pengalaman yang autentik dan berwarna.

Tren Wisata Meningkat, Aceh Semakin Dilirik Wisman

Optimisme peningkatan wisata juga didukung data dari Badan Pusat Statistik Aceh (BPS Aceh). Pada Agustus 2025, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 4.314 kunjungan, naik 4,85 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Angka ini menunjukkan tren positif yang diprediksi semakin kuat dengan adanya potongan harga tiket pesawat.

Diskon tiket pesawat akhir tahun membuka peluang besar bagi Aceh untuk memperkuat posisinya sebagai destinasi unggulan di Indonesia.(Antara)