ID EN

Famtrip Kemenpar Bidik Pasar India dengan Paket Tur Premium

Selasa, 4 November 2025 | 13:00

Penulis: Arif S

Wisata Bali
Ilustrasi - Pariwisata Indonesia.
Sumber: Kemenpar

Upaya Kementerian Pariwisata memperluas jangkauan wisatawan mancanegara terus bergulir. Kali ini, pasar India menjadi sasaran strategis melalui kegiatan Familiarization Trip (famtrip) yang digelar pada 27 Oktober–2 November 2025.

Program ini melibatkan travel agent dan tour operator (TA/TO) terkemuka dari India seperti Global Combinationz India, Thomas Cook, hingga SOTC Travel Limited. Tujuannya jelas — mengenalkan langsung paket wisata premium Indonesia dan memperkuat persepsi bahwa Indonesia siap menjadi destinasi unggulan untuk segmen wedding, honeymoon, MICE, family, dan luxury tourism.

“Melalui famtrip ini, Kemenpar ingin meningkatkan frekuensi promosi langsung kepada mitra industri dari India guna memperkuat persepsi terhadap kualitas layanan, keunikan budaya lokal, serta kesiapan infrastruktur wisata Indonesia,” ujar Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, di Jakarta, Senin 3 November 2025.

Eksplorasi Tiga Destinasi Premium: Jakarta, Yogyakarta, dan Bali

Selama sepekan, peserta famtrip diajak menelusuri tiga destinasi unggulan Indonesia: Jakarta, Yogyakarta, dan Bali, masing-masing menghadirkan pengalaman wisata berbeda namun saling melengkapi.

Di Jakarta, peserta menjelajahi pesona Kota Tua dengan nuansa heritage dan kuliner jamu modern, serta melihat potensi ibu kota sebagai pusat MICE dan urban tourism.

Sementara di Yogyakarta, peserta famtrip berkesempatan mengunjungi Malioboro, Candi Prambanan, dan Candi Borobudur, ikon budaya yang menjadi simbol warisan dunia UNESCO.

Kemenpar juga menggelar networking session di Yogyakarta yang mempertemukan pelaku industri pariwisata lokal dengan agen perjalanan India, untuk membangun kolaborasi dan merancang paket wisata sesuai selera pasar India yang dikenal mengutamakan budaya, kemewahan, dan pengalaman personal.

Puncak perjalanan berlangsung di Bali, di mana para peserta menikmati nuansa leisure dan budaya lokal khas Pulau Dewata. Fokus kunjungan diarahkan pada destinasi dan fasilitas wedding, honeymoon, dan family resort, mengingat Bali masih menjadi destinasi favorit wisatawan India.

Bali Pulih, Pariwisata Bangkit Lebih Kuat

Famtrip ini sekaligus menjadi momentum pemulihan Bali pasca banjir besar beberapa waktu lalu. Kini, seluruh destinasi dan fasilitas wisata di Bali telah beroperasi normal berkat kerja cepat antara Pemerintah Pusat, Pemprov Bali, masyarakat, dan industri pariwisata.

Kemenpar ingin memastikan kepada dunia bahwa **Bali tetap aman, indah, dan siap menyambut wisatawan premium.

Kolaborasi Strategis dan Dukungan Maskapai India

Program ini turut mendapat dukungan dari berbagai mitra industri pariwisata serta maskapai IndiGo Airlines, yang baru saja membuka rute penerbangan langsung Denpasar-Mumbai (DPS-BOM) dan Denpasar–Bengaluru (DPS-BLR).

“Kehadiran rute langsung ini sangat signifikan karena memperpendek waktu tempuh dan meningkatkan kenyamanan wisatawan India,” kata Asisten Deputi Pemasaran Mancanegara I Kemenpar, Dedi Ahmad Kurnia.

IndiGo bahkan memberikan special fare bagi peserta famtrip, menandakan dukungan kuat terhadap upaya pemerintah Indonesia memperluas pasar wisata India.

Kegiatan ini juga melibatkan kolaborasi antara Lisa Tour & Travel, Sheraton Grand Jakarta, Sahid Raya Hotel & Convention, Aneecha Sailing Catamaran, hingga Trans Studio Theme Park Bali, menunjukkan sinergi nyata antara pemerintah dan pelaku industri pariwisata.

Prediksi: India Jadi Motor Baru Wisata Premium Indonesia

Dengan pertumbuhan ekonomi dan minat wisata outbound yang tinggi, India kini menjadi pasar strategis dengan potensi besar bagi pariwisata Indonesia.

Melalui kegiatan famtrip ini, Kemenpar optimistis akan terjadi peningkatan signifikan pada jumlah kunjungan wisatawan asal India pada 2026, terutama di segmen wedding, honeymoon, family, dan MICE.

“Melalui program ini, diharapkan semakin banyak agen perjalanan India yang menyusun dan memasarkan paket wisata ke Indonesia. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” kata Dedi Ahmad Kurnia.

Dengan penerbangan langsung, paket premium yang semakin matang, dan dukungan industri yang kuat. Indonesia berada di jalur tepat untuk menjadi destinasi favorit pasar India, bukan hanya untuk liburan, tapi juga untuk momen-momen istimewa seperti pernikahan dan bulan madu.***