Prancis dan Inggris menghadapi ujian berat dalam perebutan tiket semifinal Piala Dunia 2026. Dua mantan juara dunia itu akan ditantang Maroko dan Norwegia yang sedang berada dalam tren positif setelah menyingkirkan lawan-lawan tangguh di fase gugur.
Prancis akan menghadapi Maroko pada Jumat (10/7) WIB, sedangkan Norwegia dijadwalkan bertemu Inggris pada Minggu (12/7) WIB. Kedua laga diperkirakan berlangsung sengit karena mempertemukan tim dengan karakter permainan yang berbeda, sekaligus menjadi penentu dua tiket terakhir menuju babak semifinal.
Pembahasan mengenai peluang keempat tim menjadi topik Podcast ITSMe yang menghadirkan pengamat sepak bola Ronny Pangemanan dan Kesit Budi Handoyo. Podcast yang dipandu Gilang Respaty dan Yatna dari Studio ITSMe di Sentul, Bogor, mengulas perjalanan masing-masing tim menuju perempat final, kekuatan yang dimiliki, hingga peluang mereka melangkah ke empat besar.
BACA JUGA
Banyak Jalan ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos, Siapa Tergelincir?
Piala Dunia 2026 Kejar Rekor Baru, dari Stadion Raksasa hingga Fenomena Sepatu Pink
Swedia Pesta Gol 5-1 Kontra Tunisia, Graham Potter Beri Sinyal Bahaya di Piala Dunia 2026
Prancis memasuki perempat final dengan catatan yang cukup meyakinkan. Les Bleus mengawali fase gugur dengan kemenangan 3-0 atas Swedia pada babak 32 besar sebelum menyingkirkan Paraguay 1-0 di babak 16 besar. Hasil ini memperlihatkan Prancis mampu bermain dominan ketika menguasai pertandingan, sekaligus tetap efektif saat menghadapi lawan yang bermain disiplin.
Namun, Maroko datang dengan modal yang tidak kalah mengesankan. Wakil Afrika itu lebih dulu menyingkirkan Belanda melalui adu penalti di babak 32 besar, kemudian tampil dominan dengan mengalahkan Kanada 3-0 pada babak 16 besar. Perjalanan itu menunjukkan tren peningkatan performa Maroko, yang tidak hanya dikenal solid dalam bertahan, tetapi juga semakin berbahaya saat melancarkan serangan balik.
Pertemuan Prancis dan Maroko diperkirakan menjadi duel antara dominasi penguasaan bola melawan organisasi permainan yang disiplin. Kedalaman skuad dan kualitas individu menjadi keunggulan Prancis, sedangkan Maroko akan mengandalkan kolektivitas, transisi cepat, serta efektivitas memanfaatkan setiap peluang.
Di pertandingan lainnya, Norwegia datang sebagai salah satu tim paling mengejutkan di babak gugur. Mereka mengalahkan Pantai Gading 2-1 pada babak 32 besar, lalu kembali membuat kejutan dengan menumbangkan Brasil 2-1 di babak 16 besar. Dua kemenangan atas lawan kuat tersebut menjadi modal penting saat menghadapi Inggris.
Sementara itu, Inggris melangkah ke perempat final setelah menyingkirkan RD Kongo 2-1 dan Meksiko 3-2. The Three Lions tampil produktif dengan mencetak lima gol dalam dua pertandingan fase gugur. Namun, mereka juga kebobolan tiga gol sehingga masih memiliki pekerjaan rumah di lini pertahanan menjelang menghadapi Norwegia yang mengandalkan ketajaman Erling Haaland.
Selain memperebutkan tiket semifinal, babak perempat final juga menghadirkan persaingan dua penyerang paling tajam di turnamen. Haaland dan Kylian Mbappe sama-sama memimpin daftar pencetak gol sementara Piala Dunia 2026 dengan koleksi tujuh gol. Penampilan keduanya diyakini akan menjadi salah satu faktor yang dapat menentukan hasil pertandingan.
Dengan pengalaman yang dimiliki Prancis dan Inggris serta momentum positif yang dibawa Maroko dan Norwegia, babak perempat final diprediksi berlangsung ketat. Kemampuan menjaga disiplin permainan, memanfaatkan peluang sekecil apa pun, dan tampil tenang di bawah tekanan diyakini akan menjadi pembeda bagi tim yang berhasil mengamankan tiket menuju semifinal Piala Dunia 2026.










