Swedia Pesta Gol 5-1 Kontra Tunisia, Graham Potter Beri Sinyal Bahaya di Piala Dunia 2026
Senin, 15 Juni 2026 | 11:53
Penulis: Rojes Saragih

Sumber: Antara/Aditya Pradana Putra
Monterrey – Tim nasional Swedia membuka kiprah mereka di Grup F Piala Dunia 2026 dengan gaya yang sangat impresif. Skuad besutan Graham Potter sukses mencukur Tunisia dengan skor telak 5-1 di Stadion BBVA, Monterrey, Meksiko, pada Senin (15/6/2026). Kemenangan ini sekaligus menempatkan Swedia di puncak Klasemen sementara Grup F dengan raihan tiga poin.
Dominasi Sejak Menit Awal
Swedia langsung menunjukkan taringnya sejak peluit babak pertama dibunyikan. Mengandalkan duet maut Premier League, Alexander Isak dan Viktor Gyokeres, Swedia memimpin cepat pada menit ke-7. Berawal dari kemelut di depan gawang hasil sepakan Gyokeres yang sempat diblokir Montassar Talbi, bola liar jatuh ke kaki Yasin Ayari. Gelandang Brighton itu melepaskan tendangan melengkung indah ke sudut atas gawang kiper Abdelmouhib Chamakh.
Keunggulan tersebut meningkatkan kepercayaan diri skuad Skandinavia. Pada menit ke-30, kerja sama apik kembali tercipta. Gyokeres yang mengontrol bola dengan dada memberikan umpan terobosan kepada Isak. Penyerang Liverpool itu dengan tenang melewati bek Tunisia sebelum melesakkan bola ke dalam gawang. Skor 2-0 untuk Swedia.
BACA JUGA
Caicedo Yakin Ekuador Segera Bangkit Usai Kekalahan Dramatis dari Pantai Gading
Daichi Kamada Jadi Pahlawan, Jepang Gagalkan Kemenangan Belanda di Piala Dunia 2026
Jerman vs Curacao: Pertemuan Perdana sang Pemilik Empat Gelar dan Debutan Penuh Kejutan
Tunisia Sempat Berikan Perlawanan
Tunisia, yang dikomandoi pelatih Sabri Lamouchi, sempat mencoba bangkit. Menjelang akhir babak pertama, Hannibal Mejbri membuktikan kualitasnya lewat umpan silang akurat yang disambut sundulan Omar Rekik ke sudut jauh. Gol pada menit ke-43 tersebut memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2, sekaligus menjaga asa tim Elang Kartago saat jeda turun minum.
Swedia Mengamuk di Babak Kedua
Selepas jeda, Swedia kembali menguasai kendali permainan. Harapan Tunisia untuk menyamakan kedudukan pupus pada menit ke-60 akibat kesalahan fatal kapten Ellyes Skhiri yang kehilangan bola di area pertahanan. Isak, yang tampil gemilang, segera memberikan umpan matang kepada Gyokeres yang dengan mudah mencetak gol ketiga bagi Swedia.
Unggul 3-1 tidak membuat Swedia mengendurkan serangan. Pelatih Graham Potter yang melakukan rotasi pemain terbukti jenius. Mattias Svanberg, yang baru sepuluh detik masuk ke lapangan menggantikan Jesper Karlstrom, sukses mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-84 setelah memanfaatkan umpan tarik dari Isak.
Pesta gol Swedia akhirnya ditutup sempurna oleh Yasin Ayari pada masa injury time (90+6'). Dari jarak sekitar 20 meter, Ayari melepaskan tembakan roket yang gagal diantisipasi oleh Chamakh, sekaligus menggenapi dwigolnya dalam laga tersebut menjadi 5-1.
Konsekuensi Klasemen
Kemenangan dominan ini membuat Swedia memimpin Grup F dengan tiga poin, unggul atas Belanda dan Jepang yang harus berbagi angka setelah bermain imbang. Hasil ini menjadi modal berharga bagi Swedia sebelum menghadapi Belanda pada 20 Juni mendatang.
Susunan Pemain:
Swedia: Kristoffer Nordfeldt; Gustaf Lagerbielke, Viktor Lindelöf, Willian Pacho (Rotasi), dll. (Pelatih: Graham Potter)
Tunisia: Abdelmouhib Chamakh; Omar Rekik, Montassar Talbi, Ellyes Skhiri, Hannibal Mejbri, dll. (Pelatih: Sabri Lamouchi)











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!