ID EN

Portugal vs Kroasia: Ronaldo atau Modric yang Angkat Koper Lebih Dulu?

Kamis, 2 Juli 2026 | 13:00

Penulis: Arif S

Arsip - Kapten Timnas Portugal Cristiano Ronaldo
Arsip - Kapten Timnas Portugal Cristiano Ronaldo.
Sumber: Antara Foto/Xinhua/Attila Volgyi

Portugal dan Kroasia akan saling menyingkirkan pada laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Toronto Stadium, Kanada, Jumat pagi WIB. Laga ini mempertemukan dua ikon sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo dan Luka Modric. 

Salah satu dari mereka dipastikan mengakhiri perjalanannya lebih cepat di turnamen.

Pertemuan Ronaldo dengan Modric menjadi reuni dua sahabat yang pernah membangun era keemasan Real Madrid. Ronaldo dan Modric bermain bersama dalam 223 pertandingan selama 2012-2018, membantu Los Blancos meraih8 gelar bergengsi termasuk Liga Champions.

Persahabatan keduanya tetap terjalin, baik saat masih menjadi rekan setim maupun ketika saling berhadapan bersama timnas masing-masing.

Portugal dan Kroasia sudah bertemu 10 kali di berbagai ajang internasional, namun Ronaldo dan Modric baru tiga kali saling berhadapan. 

Pertemuan mereka di babak 16 besar Euro 2016 serta dua pertandingan UEFA Nations League pada 2020 dan 2024. Tiga pertemuan tersebut dimenangkan Portugal.

Kini, untuk pertama kalinya keduanya bertemu di Piala Dunia. Pertandingan ini terasa semakin istimewa karena usia Ronaldo dan Modric sudah di atas 40 tahun. 

Dari sisi statistik, performa Modric sejauh ini sedikit lebih menjanjikan. Gelandang veteran itu telah bermain selama 229 menit, Ia menciptakan lima peluang bagi rekan-rekannya dan mampu bersaing dalam duel lini tengah.

Sementara, Ronaldo meski telah mencetak dua gol selama fase grup, kontribusinya belum terlalu menonjol. Penyerang berusia 41 tahun itu telah bermain penuh selama 270 menit tanpa mencatatkan assist.

Performa individu Ronaldo tidak sepenuhnya menggambarkan kekuatan Portugal secara keseluruhan. Tim asuhan Roberto Martinez datang sebagai salah satu kandidat juara. Portugal saat ini menempati peringkat kedelapan FIFA, lebih tinggi dibandingkan Kroasia di posisi ke-13.

Secara historis, Kroasia memiliki catatan Piala Dunia lebih mengesankan. Dalam dua edisi terakhir, Vatreni menjadi finalis pada 2018 dan finis di posisi ketiga pada 2022. Konsistensi itu menunjukkan Kroasia selalu kompetitif di turnamen besar, terlepas dari status mereka bukan favorit utama.

Namun jika melihat performa selama fase grup, penampilan Portugal lebih meyakinkan dibandingkan Kroasia. Selecao menunjukkan permainan lebih stabil dengan kualitas individu merata di setiap lini.

Pada akhirnya laga ini bukan hanya soal tiket menuju babak 16 besar. Ini juga menjadi panggung yang mungkin menandai babak akhir rivalitas sekaligus persahabatan dua ikon sepak bola modern.***


.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!