Kualitas Rumput Venue Final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat Disorot
Rabu, 24 Juni 2026 | 14:21
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/FIFA
Salah satu stadion paling ikonik di Amerika Serikat menjadi bahan perbincangan. Kualitas rumput New York New Jersey Stadium yang akan menjadi lokasi final Piala Dunia 2026, mendapat kritik dari beberapa pemain bintang.
Sorotan itu muncul setelah Timnas Prancis membuka perjalanan mereka dengan kemenangan 3-1 atas Senegal. Meski Les Bleus sukses mengamankan tiga poin, kondisi lapangan menjadi topik perbincangan seusai pertandingan.
New York New Jersey Stadium, sebelumnya dikenal sebagai MetLife Stadium. Stadion ini merupakan markas dua tim NFL, New York Giants dan New York Jets.
BACA JUGA
Piala Dunia 2026 Siap Cetak Sejarah, Total Kapasitas Stadion Tembus 1 Juta Penonton
Destinasi Wisata Sekitar Estadio Azteca untuk Suporter Piala Dunia 2026
Kisah Inspiratif Angelia Hutabarat Menjadi Volunteer Piala Dunia 2026
Selama gelaran Piala Dunia 2026, stadion ini dijadwalkan menggelar delapan pertandingan, termasuk partai final yang menjadi puncak turnamen.
Namun, statusnya sebagai venue final memunculkan pertanyaan setelah Gelandang Prancis Adrien Rabiot dan beberapa pemain lainnya mengeluhkan kualitas rumput stadion.
"Soal lapangannya, saya bahkan bingung menyebutnya sebagai lapangan yang ideal. Permukaannya terasa lebih mirip rumput sintetis karena cukup keras dan kaku," ujar Rabiot, dikutip BBC.
Komentar Rabiot menambah daftar keluhan yang sebelumnya juga disampaikan penyerang Brasil Vinicius Junior. Bintang Selecao itu mengaku kesulitan menemukan ritme permainan saat Brasil bermain imbang 1-1 melawan Maroko.
"Memasuki babak kedua dengan cuaca yang panas, kondisi lapangan cepat sekali mengering. Akibatnya permainan berjalan lebih lambat dan kami kesulitan menemukan ritme yang kami inginkan," kata Vinicius.
Keluhan para pemain bukan tanpa alasan. Untuk pertandingan NFL, stadion ini memang menggunakan rumput artifisial. Menjelang Piala Dunia 2026, pihak penyelenggara memasang lapisan rumput alami sementara agar sesuai dengan standar FIFA.
Meski demikian, hasilnya dinilai belum memuaskan. Permukaan lapangan dianggap terlalu keras dan kurang mendukung permainan cepat ciri khas sepak bola modern.
Masalah ini semakin menarik perhatian karena New York New Jersey Stadium memiliki reputasi kurang baik terkait kondisi permukaan lapangan.
Di dunia NFL, stadion itu bahkan dikenal dengan istilah "kutukan MetLife" karena sejumlah pemain pernah mengalami cedera serius akibat kondisi lapangan.
Bagi para penggemar, kualitas rumput mungkin terlihat sebagai detail kecil. Namun bagi para pemain, kondisi lapangan dapat memengaruhi kecepatan permainan, akurasi umpan, hingga risiko cedera.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!